Dituding Mencuri Bubu Naga, Dua Nelayan Diduga Dikeroyok Massa di Kuala Sipare - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


Penghargaan dari Kedubes Maroko


 

15 Agustus 2026

Dituding Mencuri Bubu Naga, Dua Nelayan Diduga Dikeroyok Massa di Kuala Sipare

BATU BARA — Dua nelayan, Musleh (48) dan Ahmad Yani alias Amat Karoke (38), warga Kelurahan Pangkalan Dodek Baru, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, mengaku menjadi korban dugaan pengeroyokan oleh sejumlah warga di Dusun Kuala Sipare, Desa Medang, Kecamatan Medang Deras, Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.


Dugaan pengeroyokan tersebut disebut bermula ketika keduanya sedang melaut menggunakan sampan untuk membawa pekarangan bubu naga. Musleh mengaku sampan yang mereka gunakan mengalami kebocoran sehingga dirinya harus menimba air.


Menurut Musleh, saat menimba air, engkol mesin tanpa sengaja masuk ke dalam timba dan terjatuh. Ia kemudian meminta bantuan kepada nelayan lain yang berada di sekitar lokasi.


Namun, menurut keterangannya, bukannya mendapat pertolongan, dirinya bersama Ahmad Yani justru dituding mencuri pekarangan bubu naga.


“Ketika itu sampan banyak air dan saya menimba. Tanpa saya sadari, engkol mesin masuk ke dalam timba dan jatuh. Saya kemudian memanggil nelayan yang berada di dekat lokasi, tetapi bukannya mendapat pertolongan malah dituduh mencuri,” ujar Musleh.


Musleh menyebut, tidak lama kemudian datang sekitar enam sampan lainnya. Ia memperkirakan terdapat sejumlah warga di dalam sampan tersebut.


Dalam situasi gelap, Musleh mengaku mendengar beberapa orang mengeluarkan ancaman, termasuk perkataan agar dirinya dibunuh dan dibawa ke darat untuk dibakar apabila terbukti mencuri.


Musleh juga mengaku sempat nyaris dipukul menggunakan lantai sampan. Namun, orang yang hendak memukulnya disebut terjatuh sehingga pukulan tersebut tidak mengenai dirinya.


“Kalau terkena pukulan lantai sampan mungkin saya sudah meninggal. Untung orang yang mau memukul saya jatuh. Namun, saat dibawa ke darat, pukulan datang bertubi-tubi dan pelipis kiri saya pecah,” katanya.


Musleh menambahkan, hingga Sabtu (15/8/2026), telinganya masih terasa sakit. Setelah kejadian, ia mengaku dibawa ke kediaman Kepala Dusun Kuala Sipare.


Sementara itu, Ahmad Yani alias Amat Karoke membenarkan dirinya juga mengalami pemukulan. Ia mengatakan dirinya terlebih dahulu dibawa ke darat dan kemudian dipukul sejumlah warga.


“Saya duluan dibawa. Sampai di darat saya dipukul sehingga pelipis kiri saya pecah,” ujar Ahmad.


Pemilik sampan, Irwansyah Hasibuan (34), mengatakan kejadian tersebut juga menyebabkan dirinya mengalami kerugian materi. Ia memperkirakan kerugiannya mencapai sekitar Rp15 juta, yang disebut berasal dari kerusakan sampan dan hilangnya pompa air.


“Sebab kejadian itu saya rugi sekitar Rp15 juta, terdiri dari kerusakan sampan dan pompa air yang dicuri,” kata Irwansyah.


Irwansyah menyebutkan, peristiwa tersebut telah dilaporkan ke Polsek Medang Deras. Laporan itu tercatat dalam STPL Nomor LP/B/74/VIII/2026/SPKT/POLSEK MEDANG DERAS/POLRES BATUBARA/POLDA SUMATERA UTARA, tertanggal 14 Agustus 2026 pukul 19.56 WIB.


Dalam laporan tersebut, perkara disebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana pengeroyokan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 262 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan/atau pasal lainnya yang berkaitan.


Irwansyah berharap aparat kepolisian menangani laporan tersebut secara serius dan melakukan penyelidikan secara profesional untuk mengungkap fakta sebenarnya.


Sementara itu, Kapolsek Medang Deras AKP A.H. Sagala saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (15/8/2026), mengatakan perkara tersebut masih dalam tahap pemeriksaan.


“Masih dalam pemeriksaan, nanti kita kasih tahu ya,” ujar AKP A.H. Sagala.


Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan dari pihak warga yang dituding melakukan pengeroyokan maupun pihak lain yang mengetahui langsung kejadian tersebut. Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan rangkaian peristiwa dan pihak-pihak yang terlibat.

Reporter: AMY

Teks foto: Musleh dan Ahmad Yani, dua nelayan yang mengaku menjadi korban dugaan pengeroyokan setelah dituding mencuri pekarangan bubu naga di perairan Kuala Sipare, Kecamatan Medang Deras.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HUT SUARAKPK Ke 9 (2018)