BOYOLALI suarakpk.com.– Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 terasa meriah di MTsN 1 Boyolali. Berbagai perlombaan yang melibatkan siswa kelas 7 hingga kelas 9 digelar di halaman madrasah, Kamis (13/8/2026).
Sejak kegiatan dimulai, suasana halaman madrasah tampak ramai dan penuh keceriaan. Para siswa terlihat antusias mengikuti berbagai perlombaan yang telah disiapkan. Senyum, tawa, dan sorak dukungan dari teman-teman terdengar di sela-sela berlangsungnya perlombaan.
Beberapa permainan tradisional turut memeriahkan kegiatan, di antaranya lomba balap karung dan memasukkan bulpen ke dalam botol. Meski terlihat sederhana, permainan tersebut membutuhkan konsentrasi, ketelitian, keberanian, serta kerja sama antarpeserta.
Dalam salah satu perlombaan, Lisa bersama rekan satu timnya terlihat serius menyelesaikan tantangan. Mereka saling memberikan semangat agar dapat menyelesaikan permainan dengan baik.
Kepala MTsN 1 Boyolali, Arif Hanafi, S.Ag., M.Pd., mengatakan kegiatan peringatan HUT RI tidak hanya ditujukan untuk memberikan hiburan kepada siswa. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari proses pembelajaran nonakademik yang penting bagi perkembangan karakter peserta didik.
“Melalui kegiatan HUT RI ke-81 ini, anak-anak dapat belajar hal-hal nonakademik, baik secara individu maupun kelompok. Mereka bisa berekspresi, berkreasi, bersosialisasi dengan siswa kelas 7 sampai kelas 9, sekaligus belajar mengatur waktu dengan baik,” ujarnya.
Menurut Arif, kegiatan bersama seperti perlombaan dapat memberikan ruang bagi siswa untuk belajar bekerja sama, menghargai teman, membangun rasa percaya diri, serta menerima hasil perlombaan dengan sikap sportif.
Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam menanamkan semangat patriotisme kepada generasi muda. Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui sikap dan perilaku sehari-hari.
Bagi pelajar, rasa cinta kepada Tanah Air dapat diwujudkan dengan belajar sungguh-sungguh, disiplin, menghormati guru, menjaga persahabatan, menaati tata tertib madrasah, serta menghargai perbedaan.
T
erlebih di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi saat ini. Para siswa juga perlu memiliki kemampuan untuk menggunakan teknologi secara bijak, menyaring informasi, dan tidak mudah terpengaruh oleh berita maupun informasi yang dapat memicu perpecahan.
Kegiatan perlombaan HUT RI juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk berinteraksi dengan teman dari berbagai kelas. Mereka tidak hanya belajar berkompetisi, tetapi juga belajar mengenal, berkomunikasi, dan membangun kebersamaan dengan sesama siswa.
Salah seorang siswa mengaku senang mengikuti berbagai perlombaan yang digelar madrasah. Menurutnya, kegiatan tersebut membuat suasana sekolah menjadi lebih meriah dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk berkumpul serta bermain bersama.
“Kami sangat senang mengikuti kegiatan ini. Semoga tahun-tahun berikutnya kegiatan seperti ini tetap dilaksanakan sehingga kami bisa terus berkumpul, bermain bersama, dan mempererat persaudaraan,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, MTsN 1 Boyolali berupaya menciptakan suasana pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik. Siswa juga diberikan ruang untuk berekspresi, berkreasi, bersosialisasi, belajar bekerja sama, dan mengembangkan karakter positif.
Semangat kemerdekaan pun diharapkan tidak berhenti setelah perlombaan selesai. Nilai-nilai seperti sportivitas, kebersamaan, disiplin, kepedulian, dan persatuan diharapkan dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Menjaga kebersihan madrasah, menghormati keberagaman, membantu sesama, berprestasi, serta menjaga persatuan merupakan bentuk sederhana yang dapat dilakukan pelajar untuk mengisi kemerdekaan.
Dari halaman MTsN 1 Boyolali yang dipenuhi keceriaan para siswa, pesan tentang kemerdekaan kembali ditegaskan. Generasi muda tidak harus menunggu dewasa untuk memberikan sesuatu bagi bangsa.
Dengan belajar, berkarya, menjaga persatuan, mengembangkan kreativitas, dan memiliki karakter yang baik, setiap siswa telah mengambil bagian dalam meneruskan cita-cita para pendahulu bangsa.(Wawan/red)



Seruu
BalasHapus