Posyandu Miliki Peran Penting Penanganan Stunting - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


RATAS Tentang Kelonggaran Angsuran Kredit

SUARA MERDU KAPOLRI

KODE ETIK WARTAWAN SUARAKPK

HUT SUARAKPK KE 9 (APRIL 2018)

17 Maret 2020

Posyandu Miliki Peran Penting Penanganan Stunting

FOTO: Kegiatan TP PKK Desa Pulau Telo Baru saat pertemuan dengan kader posyandu dalam penanganan stunting.

KAPUAS, SUARAKPK - Peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) penting terhadap kasus stunting atau gagalnya pertumbuhan dan otak pada anak akibat permasalahan gizi. Hal ini  menjadi perhatian serius di Desa Pulau Telo Baru, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, karena berdasarkan data, Desa Pulau Telo Baru menjadi kasus penderita terbanyak.

“Posyandu tentunya juga gerbang dalam penanganan ibu hamil dan menyusui. Posyandu jadi tempat penanganan malnutrisi, pendidikan bagi ibu hamil dan pasangan usia subur, bahkan tempat pendidikan anak usia dini". Sebut Muhammad Jamil, Pemateri Puskesmas Desa Pulau Telo saat pertemuan penanganan stunting di aula Desa Pulau Telo Baru, baru ini.

Selain itu katanya, Desa Pulau Telo masih menjadi perhatian besar penderita stunting. Hal itu bisa dicegah dengan mengubah pola hidup sehat selama masa kehamilan dan tentunya juga bagaimana mengurangi resiko kematian ibu dan anak.

"Kepada para kader posyandu, mari kita fokus pada menekan angka stunting dan kematian Ibu dan anak pada proses kehamilan dan persalinan". Ungkap Muhammad Jamil.

Ditambahkannya, berdasarkan data riset kesehatan daerah, stunting di Kabupaten Kapuas mencapai angka 41,5 persen. Maka itu, peningkatan peran dan terobosan dari posyandu adalah cara paling efektif.

Sementara Kepala Desa Pulau Telo Baru, Gunawan, mengapresiasi langkah yang dilakukan Tim penggerak PKK atas keseriusannya dalam penanganan stunting melalui posyandu. Dikarenakan data terakhir Maret 2020, Desa Pulau Telo Baru masih menjadi daerah dengan jumlah penderita stunting cukup banyak.

"Semoga peran kita semua, termasuk TP PKK, pencegahan stunting di Pulau telo baru bisa dilakukan. Untuk itu kader mesti aktif dalam pelayanan dan masyarakat juga aktif memeriksakan diri ke posyandu. Program ini bisa berjalan dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan". Kata Kades.

Dijelaskan Kades, penanganan stunting di Desa Pulau Telo Baru, tersebut berkerja sama dengan Puskesmas serta kader Posyandu dengan sasaran 18 balita. Ada 3 balita yang masih dalam penanganan gizinya.

"Pada kegiatan ini diberikan penyerahan bantuan susu kotak kepada warga yang ikut kegiatan penanganan stunting". Ungkap Gunawan. (nto)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komedi