Luar Biasa…! Wanita 50 Tahun Ini Berlumur Adukan Semen - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


KODE ETIK WARTAWAN SUARAKPK

19 Oktober 2019

Luar Biasa…! Wanita 50 Tahun Ini Berlumur Adukan Semen


KEBUMEN, suarakpk.com - Sesekali menyeka keningnya yang basah oleh keringat, nafasnya terdengar begitu berat, kedua tangannya yang sudah mulai sedikit keriput, namun wanita separuhbaya ini tak sedikitpun terlihat mengeluh. Ia terus berkutat dengan alat bangunan yang dipegangnya.
Wanita setengah baya itu, Pariah, biasa dipanggil “Ibu Par”, (50), memang masih sedikit terlihat kuat untuk menjadi seorang tukang bangunan. Namun demikian, ia tak punya pilihan lain untuk melakukan pekerjaan dalam mencukupi kebutuhan keluarga.
Peluh bercucuran membasahi wajahnya, mungkin bagi sebagian orang itu merupakan suatu hal yang unik karena seorang wanita tidak lazim berprofesi sebagai tukang bangunan yang notabene dikerjakan oleh lelaki. Pekerjaan sebagai tukang bangunan ,sudah dilakoninya selama 5 tahun. Selama itu pula ia kerap mendapat pandangan yang aneh dari orang di sekitarnya karena pekerjaannya.
Semangatnya tidak kalah dengan tukang pada umumnya, selain masih berstatus sebagai Ibu rumah tangga, ternyata profesinya sebagai tukang bangunan telah ia jalani sejak lima tahun lalu yang diperoleh dari belajar dengan suaminya Paryudi yang juga berprofesi sebagai tukang.
“Suami memang berprofesi sebagai tukang, namun sering dipanggil kerja ke luar desa membantu menyelesaikan bangunan rumah, saat bersamaan warga desa membutuhkan tenaga suami juga. warga kecewa karena tidak mendapatkan tenaga suami saya, warga berharap agar ada tenaga cadangan yang memiliki kemampuan menyamai suami saya, atas dasar itulah maka saya belajar dengan suami untuk berprofesi sebagai tukang bangunan. Profesi ini sudah saya jalani selama lima tahun dan hasilnya bisa untuk membantu kebutuhan keluarga.” ujar Pariah belum berapa lama ini, Jumat (18/10).
Sebenarnya Ibu Par tidak ingin menjalani pekerjaan yang seharusnya dilakoni oleh kaum lelaki ini. Tapi tuntutan ekonomi yang dari hari ke hari kian mengimpit menuntutnya untuk memutar otak mencari penghasilan tambahan.
“Jika hanya mengandalkan penghasilan suaminya saja tentu tidak akan mencukupi, suami saya juga bekerja sebagai buruh bangunan dengan penghasilan yang pas-pasan,” tutur ibu Par saat ditemui di lingkungan kerjanya.
Pada masa kini emansipasi wanita memang sudah terlihat nyata di sekeliling kita. Wanita kini tengah menunjukkan bahwa dirinya tidak boleh dipandang sebelah mata lagi oleh kaum lelaki. Wanita sanggup menjadi apa saja yang mereka mau, tanpa ada batasan seperti jaman dahulu, yang menganggap wanita hanya cukup bekerja didapur saja. Sekarang wanita juga memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi setara dengan kaum lelaki. Mereka bisa menjadi dokter, pengusaha, direktur, artis, juru parkir, pedagang sayur keliling, bahkan tukang bangunan sekalipun.
Bahkan semua pekerjaan yang biasa dilakukan oleh lelaki sanggup dikerjakan oleh kaum wanita. Betapa luar biasa dan mulianya wanita. Menjadi pelajaran bagi kita untuk selalu menghargai dan menghormati wanita yang mempunyai jasa begitu besar bagi kita. Ingatlah, tanpa adanya seorang wanita maka kita tidak akan ada di dunia ini. (riyanto/red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HUT SUARAKPK KE 9 (APRIL 2018)