Kesal Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Randublatung Blora Tanami Pohon Pisang - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


Penghargaan dari Kedubes Maroko


 

01 Juni 2026

Kesal Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Randublatung Blora Tanami Pohon Pisang


 


BLORA, Suarakpk.com– Kekecewaan warga Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, terhadap kondisi infrastruktur memuncak. Sebagai bentuk protes atas rusaknya jalan provinsi yang menghubungkan Randublatung - Cepu, ratusan warga menggelar aksi dengan menanam pohon pisang dan menguruk jalan berlubang secara mandiri pada Minggu (31/05/2026).


Aksi ini dipicu oleh ketidakpuasan warga terhadap hasil Rembug Pembangunan Jateng 2026 di Kudus beberapa waktu lalu. Sebelumnya, Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, telah menyampaikan keluhan terkait kerusakan jalan provinsi tersebut kepada Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Namun, jawaban Gubernur dianggap menyepelekan kondisi di lapangan.


"Pernyataan Gubernur terkesan menyepelekan dengan menyebut masyarakat tidak paham status jalan. Hal inilah yang memicu kemarahan warga karena merasa aspirasi mereka tidak diperhatikan," ujar salah satu warga dalam aksi tersebut.


Jalannya Aksi dan Dampak Lalu Lintas

Aksi yang diikuti oleh lebih dari 500 orang ini mendapatkan pengawalan ketat dari Kapolsek Randublatung, Iptu Sugiyanto, bersama Danramil 09/Randublatung, Kapten Kav Teguh Linarto.camat Randublatung Tarkun, Petugas gabungan bersiaga untuk memastikan aksi tetap tertib dan tidak memicu kemacetan total, mengingat arus lalu lintas pada Minggu pagi cukup padat.


Warga mengerahkan 10 unit truk pengangkut material grosok (tanah uruk) untuk menambal lubang-lubang dalam di badan jalan. Akibat aktivitas ini, antrean kendaraan sempat mengular hingga lebih dari 1 kilometer. Di sela-sela penambalan, warga juga menanam pohon pisang di titik-titik kerusakan terparah sebagai simbol peringatan bagi pengguna jalan dan kritik bagi pemerintah.


Minah, warga Desa Sumberjo, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi yang sudah berlangsung lama tersebut.


"Kami sangat prihatin. Jalan ini rusak sudah lama dan setiap hari dilalui truk besar jalur Jakarta - Surabaya. Perbaikannya tidak jelas, selama ini hanya tambal sulam yang tidak bertahan lama," keluhnya.


Penyebab Kerusakan Makin Parah

Beralihnya arus kendaraan berat menjadi faktor utama percepatan kerusakan jalan. HN, warga Kelurahan Wulung, menjelaskan bahwa jalur Randublatung - Ngraho - Bojonegoro saat ini dipasang portal, sehingga seluruh kendaraan berat dialihkan ke jalan provinsi lintas Randublatung - Cepu.


"Saat ini semua kendaraan besar lewat sini. Kerusakan jadi semakin parah, apalagi setelah hujan jalan menjadi sangat licin dan sering memicu kecelakaan lalu lintas," jelas HN.


Menanggapi tuntutan warga, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (DPU BMCK) Jawa Tengah sebelumnya sempat memberikan penjelasan bahwa ruas jalan tersebut telah diusulkan melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah. Anggaran yang diusulkan mencapai Rp5.2 miliar dan diharapkan dapat terealisasi pada tahun anggaran ini.(Dwi/red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HUT SUARAKPK Ke 9 (2018)