SEMARANG,
suarakpk.com – Sejumlah pengguna jalan mengeluhkan tumpahan material tanah di
Jalan Arteri Yos Sudarso yang diduga berasal dari truk kontainer yang keluar
dari kawasan peti kemas. Material tanah tersebut terbawa ban truk dan tercecer
hingga ke badan jalan, sehingga mengganggu kelancaran lalu lintas dan
membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Pantauan
di lokasi menunjukkan, tumpukan tanah bercampur air hujan menutupi hampir
setengah badan jalan, terutama di sisi kiri jalur. Kondisi ini dinilai
berisiko, khususnya saat hujan dan pada malam hari karena sulit terlihat oleh
pengendara.
Seorang
warga sekitar yang enggan disebutkan namanya mengatakan, tumpahan tanah
tersebut kerap terjadi, terutama saat musim hujan.
“Ban
truk kontainer yang keluar dari kawasan peti kemas banyak membawa tanah, lalu
tumpah ke jalan. Beberapa bulan lalu sering terjadi kecelakaan tunggal,
pengendara sepeda motor terpeleset karena jalan sangat licin,” ujarnya kepada
media, Sabtu (7/2/2026).
Keluhan
serupa juga disampaikan pengguna jalan lainnya. Ia mengaku harus ekstra
hati-hati saat melintas di kawasan tersebut.
“Kalau
lewat sini harus pelan dan waspada. Bahayanya kalau malam atau hujan, tanah
tidak kelihatan, apalagi bagi pengendara yang baru pertama kali melintas di
Jalan Arteri Yos Sudarso,” tuturnya.
Warga
berharap pihak-pihak terkait segera menindaklanjuti keluhan tersebut dengan
melakukan penanganan dan pengawasan, agar tidak kembali terjadi kecelakaan
akibat kondisi jalan yang licin.
Berdasarkan
pengecekan titik lokasi melalui foto berpenanda GPS, area jalan yang terdampak
tumpahan tanah tersebut berada di wilayah Kecamatan Semarang Utara.
Siapakah
pihak yang bertanggung jawab apabila terjadi kecelakaan lalu lintas akibat
tumpukan tanah di Jalan Arteri Yos Sudarso tersebut?
Hingga
berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya mengonfirmasi pihak-pihak terkait
untuk mendapatkan keterangan resmi. (Tim/Red)

.jpeg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar