BLORA, suarakpk.com - Kegiatan penerapan PPKM dan pelaksanaan Surat edaran Gubenur Jawa tengah dan Bupati Blora, dua hari dirumah saja telah berakir, minggu (7/02).
TNI, Polri dan satpol PP Jati telah mengadakan giat oprasi masker bersama, patroli yang dilakukan aparat gabungan yang meliputi personil Koramil 11/Dpl, anggota Polsek jati, satpol PP jati, dimulai jam 09.00 sampai jam 10.30 wib.
Camat jati Edi Purnomo, SE., Kapolsek jati AKP Bajuri, danramil 11/Dpl, kapten Chb Mohamad Rifai langsung terjun bersama anggota dilapangan melaksanan giat dikomplek pasar rakyat doplang.
Sasaran operasi yustisi penerapan 5m dilakukan dua titik. dilampu merah Prapatan Doplang dan
dipasar diluar maupun di dalam pasar.
Kepada
awak media AKP Bajuri, saat ditemui menjelaskan bahwa dua hari ini pelaksanaan surat edaran Gubenur
No.443.5/000/9 33 dan surat edaran bupati Blora No.443.5/0445/2021 di wilayah
Kecamatan Jati berjalan aman dan tertib, tidak ada kendala di lapangan terutama
di pasar rakyat Doplang. TNI, polri dan pol PP selalu memantau kegiatan warga dan
pihaknya juga mendirikan posco pemantauan bersama di komplek pasar, jelasnya.
Hal
senada juga disampaikan kapten Chb Mohamad Rifai, TNI selalu siap mengawal tugas
negara dalam hal ini untuk bersama sama menegakkan PPKM di wilayah Kecamatan
Jati dan pencegahan penularan virus covid -19 yang Akir - Akir ini masih tinggi
di wilayah blora.
Sebagai
Danramil 10/Dpl, memerintahkan Babinsa di tiap desa untuk selalu mengingatkan
masyarakat desa binaannya tentang pentingnya memakai masker diluar rumah dan
penerapan 5m dimasyarakat, jelasnya.
Camat jati meminta maaf sebesar besarnya kepada warga dan pedagang pasar doplang, bila dua hari ini memang pihaknya menjalankan surat edaran gubenur dan Bupati blora menerapkan dua hari dirumah saja dan pedagang pasar jam 10.00 wib harus tutup bedak/tokonya, dengan harapan dengan cara ini bisa memutus rantai penularan virus covid -19 dimasyarakat.
"mulai besok pagi pedangan pasar Doplang sudah bisa berjualan bebas lagi
seperti hari biasannya tetapi harus
tetep menerapkan protokoler kesehatan dan menerapkan 4m, memakai
masker, mencuci tangan dengan sabun air mengalir, jaga jarak, menghindari
kerumunan masa di rumah maupun di pasar," harapnya.
Pedagang sayuran los pasar Doplang Jani, mengungkapkan dirinya merasa lega dan senang besok Senin (08/02) sudah boleh berjualan seperti biasannya karena denga program dua hari di rumah dan jualan pasar dibatasi sampai jam 10.00 pagi. Sangat mempengaruhi pendapatan ekonomi keluarganya karena biasanya dia buka bedak sayuran dan sembako sampai jam 13.00 wib, jam 10.00 harus tutup. Pendapatan dari jualannya mengalami penurunan omset, sebagai orang kecil cuma bisa pasrah saja yang penting jangan ada lockdown lagi di pasar Doplang, ungkapnya.
(Dwi red)



Semoga wabah ini segera berakhir. Aamiin
BalasHapus