Jambu,suarakpk.com Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-152 Stasiun Jambu berlangsung meriah sekaligus sarat makna melalui kegiatan “Jelajah Kesejarahan” yang digelar oleh masyarakat bersama unsur pemerintahan setempat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga upaya menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan para pendahulu.
Pelaksana Tugas (Plt) Camat Jambu, Aris Setyawan, dalam sambutannya menekankan pentingnya meneladani semangat kepahlawanan. Ia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak melupakan sejarah yang menjadi fondasi berdirinya daerah tersebut.
“Perjuangan para pendahulu harus menjadi inspirasi. Kita tidak hanya mengenang, tetapi juga melanjutkan semangat juang itu dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Kegiatan jelajah sejarah ini menyusuri sejumlah titik penting yang memiliki nilai historis tinggi. Di antaranya Situs Yoni dan batu candi di Bedono yang menjadi saksi peradaban masa lampau. Peserta juga mengunjungi Stasiun Bedono, yang memiliki peran strategis dalam perkembangan transportasi dan ekonomi wilayah sejak zaman kolonial.
Selain itu, rombongan singgah di Tugu Isdiman, yang menyimpan kisah perjuangan seorang tokoh dalam mempertahankan kemerdekaan. Perjalanan kemudian ditutup dengan ziarah ke makam pahlawan sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa mereka.
Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Selain mempererat kebersamaan, jelajah kesejarahan juga menjadi sarana edukasi yang efektif untuk mengenalkan warisan budaya dan sejarah lokal.
Mengusung moto “Bersatu Maju I Love You”, peringatan HUT ke-152 Stasiun Jambu diharapkan mampu memperkuat rasa persatuan sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap daerah dan bangsa.
Dengan semangat kebersamaan dan penghargaan terhadap sejarah, Jambu terus melangkah maju tanpa melupakan akar perjuangannya.
( Redaksi: Endar W)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar