FOTO : Seorang ibu ketika mendampingi anaknya saat mengikuti pembelajaran daring.
PALANGKA RAYA,
suarakpk.com - Pemerintah
Kota (Pemko) melalui Tim Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya, hingga kini terus melakukan
kajian proses pembelajaran tatap muka untuk Januari 2021 mendatang.
“Kasus konfirmasi Covid-19 tampaknya terus mengalami
peningkatan. Nah, ini tentunya menjadi pertimbangan bisa tidaknya pembelajaran
tatap muka diberlakukan”. Kata Wakil Ketua II Komisi C DPRD Kota Palangka Raya,
Shopie Ariany.
Shopie mengatakan, pihaknya (komisi C) telah menerima
informasi, dari sejumlah pihak sekolah, dimana telah mulai mempersiapkan segala
sesuatunya untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka. Seperti penyediaan
sarana dan prasarana protokol kesehatan (Prokes)
Hanya saja dengan situasi pandemi yang masih sangat dinamis,
maka regulasi untuk mempertimbangkan pembelajaran tatap muka dapat berubah
setiap saat”. Ucapnya, Minggu (29/11/2020).
Lebih lanjut legislator asal Partai Perindo ini
mengungkapkan, jika pihak Komisi C berencana akan melakukan analisa bersama
Dinas Pendidikan (Disdik) serta Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya terkait
kajian pembelajaran tatap muka disekolah tersebut.
Menurut hemat Shopie, belajar secara tatap muka, bisa saja
diberlakukan sepanjang pihak sekolah benar-benar menerapkan protokol kesehan.
Seperti penyediaan wadah mencuci tangan, ruangan kelas
menerapkan jaga jarak, hingga rutin akan penyemprotan disinfektan. “Setidaknya
perasaan orangtua murid dapat sedikit tenang, bila prokes diterapkan secara
ketat”. Tuturnya.
Terlepas dari semua itu tambah Shopie, semuanya harus mengkaji
secara matang perkembangan Covid-19. Karena bagaimanapun semuanya tidak boleh
salah langkah dalam mengambil keputusan. (hms/nto)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar