Sumur Cakra Untuk Atasi Kesulitan Air Di Dukuhan Desa Doplang - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


Penghargaan dari Kedubes Maroko


 

19 September 2020

Sumur Cakra Untuk Atasi Kesulitan Air Di Dukuhan Desa Doplang

Blora, suarakpk.com - Ditengah musim kemarau yang sedang melanda wilayah pulau Jawa saat ini. Warga desa Doplang mengalami kesulitan air bersih guna mencukupi untuk mencuci, mandi, serta minum hewan peliharaan.


Pada kondisi seperti ini, kepala Desa Doplang, Agus Supriyono membuat terobosan baru dengan membuat sumur Cakra, dilokasi tanah bengkok kepala dusun (Kadus) dukuhan, di Desa Doplang, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora.

Terlihat cara pembuatannya seperti membuat sumur buis beton pada umumnya, yang membedakan jumlah lubang sumur dan perletakan model sumur.


Dengan model sumur Cakra ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan warga dukuhan dan sekitarnnya, prinsip pembuatan sumur Cakra ini dengan cara mengali sumur dengan  kedalaman 7 meter, terdapat sembilan lubang yang dibuat melingkar dengan 1 lubang sumur yang berada ditengahnya, dengan kedalaman lebih dalam dari ke 9 sumur yang dibuat melingkar, sumur Cakra ini menghabiskan buis beton UK 80/100 cm, sebanyak 62 buah buis beton.


Agus Supriyono menjelaskan kepada awak media suarakpk di lapangan Jum,at (18/092020), pihaknya sangat peduli dengan wargannya terutama dukuh dukuhan yang tiap musim kemarau paling parah kesulitan air dibanding dukuh lainnya.


Desa Doplang mempunyai 8 dukuhan yaitu, Dukuh Doplang, Dukuhan, Klatak, Ngasem lor, Trembes, Glonggong, Ngroggol dan Bulak Gading.


Di Dukuh Dukuhan sebagai uji coba sekaligus sebagai percontohan pembuatan sumur Cakra di Desa Doplang, dari hasil uji coba beberapa hari ini, sumur utama kita kuras dengan pompa deasel teryata air disumur mampu bertahan seharian lebih, semoga program sumur Cakra ini bisa bermanfaat untuk warga dukuh dukuhan dan sekitarnnya, semoga program ini berhasil, dan akan dikembangkan ke dukuh lain yang ada di Desa Doplang jelas Agus.


Lebih lanjut Agus Supriyono menuturkan prinsip kerja sumur Cakra, 9 sumur yang dibuat melingkar sebagai penjaring sumber menyerap sumber air, sementara sumur induk yang berada di tengahnya akan menampung air dari ke sembilan sumur disampingnya.


Sumur Cakra ini dikerjakan Minggu kedua bulan September 2020 dan nanti ke sembilan sumur ini akan dicor beton bertulang di atasnya sebagai penutup sumur dan diuruk tanah lagi, sehingga musim tanam padi, jagung tidak mengganggu, dan yang akan kelihatan hanya satu sumur yang nanti dipasang pompa air, pompa zible dan pasang jalur PLN tersendiri. Direncanakan sumur Cakra ini akan dibuatkan tower air sebagai penampung air sebelum disalurkan ke masyarakat dukuhan dan sekitarnnya.


Biaya  program sumur Cakra ini diambil dari DD tahap 2, Rp. 50,000,000,- dan bertahap nanti dana DD ke 3 akan dikembangan membuat tower serta  jaringan pipa airnya.


Agus menghimbau ke masyarakat supaya memanfaatkan air  dari sumur Cakra ini dengan sebaik mungkin.upaya bisa maksimal kesemua warga.


Semisal dimodel embung, memerlukan biaya besar serta membutukan tanah yang luas, apabila dalam 3 Minggu tidak turun hujan maka debit air embung berkurang, apabila air embung mengandalkan air hujan saja sewaktu-waktu bisa kering bila lama tidak ada hujan, dan juga kegunaan embung kurang maksimal bila airnya untuk keperluan rumah tangga, Airnya kotor, dan  sumur Cakra ini  bisa untuk segalanya, Jelasnya.


Warga Dukuhan, Warsono, Sangat mendukung program sumur Cakra ini, semoga bisa berhasil dan berguna bagi warga Desa Doplang khususnya warga Dukuhan yang selama ini dimusim kemarau paling susah air dibanding dengan desa lainnya, juga berharap semoga sumur ini berhasil dan bisa membantu penyediaan air untuk kebutuhan sehari hari, sekarang bila beli 1 trukn engkel, 3000 liter harga sudah mahal sekitar  Rp 85,000/100,000, itunpun harus antri belinya, paling untuk kebutuhan 7/10 hari jadi ya cukup berat bagi masyarat kecil seperti dirinya, dengan adanya sumur Cakra ini semoga bisa membantu warga dukuhan dan bisa menghemat keuangan  dimasa pandemi covid 19 semua serba susah ini tuturnya. (Dwi red)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HUT SUARAKPK Ke 9 (2018)