Pakar Komunikasi , Gus Andi : Roy Suryo Cs dan Kubu Jokowi Berilah Pendidikan Moral Bangsa - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


Penghargaan dari Kedubes Maroko


 

22 Januari 2026

Pakar Komunikasi , Gus Andi : Roy Suryo Cs dan Kubu Jokowi Berilah Pendidikan Moral Bangsa

JAKARTA, suarakpk.com – Isu keaslian ijazah Presiden Joko Widodo kembali mencuat dan menjadi sorotan publik. Dalam dinamika politik modern, narasi semacam ini tak sekadar menyentuh ranah hukum, tetapi juga mengguncang persepsi publik dan menjadi alat pertarungan opini di berbagai lini, termasuk media sosial.

Menanggapi polemik tersebut, Pakar Ilmu Komunikasi, Dr.H.Andi Budi,SH.,M.Ikom menuturkan, isu ijazah palsu ini harus ditangani secara bijak agar tidak menjadi “bola panas” yang terus menggelinding tanpa kejelasan arah.

“Saya berharap isu ini tidak menjadi alat untuk mendongkrak kepentingan politik atau memperkeruh situasi nasional. Hukum harus menjadi panglima, bukan opini liar,” tuturnya.

Dr.H.Andi Budi,SH.,M.Ikom yang sering disapa Gus Andi, berharap agar polemik ini bisa berakhir dengan hadirnya negara, seperti dalam kasus Hasto dan Tom Lembong.

Mantan Wakil Ketua Lakpeadam PBNU 2015-2021 menambahkan bahwa setiap isu publik harus diuji kebenarannya berdasarkan hukum, dan masyarakat perlu dilatih untuk berpikir kritis serta dewasa dalam menanggapi perbedaan pendapat.

“Kebenaran harus ditegakkan atas dasar kepastian hukum demi menjaga keutuhan dan kemajuan bangsa,” ujarnya.

Gus Andi, yang juga menjadi Ketua Forum Doktor Indonesia, mengaku prihatin, akan adanya perdebatan yang kurang mendidik Masyarakat untuk lebih beretika dalam beragumentasi kedua pihak. Menurutnya, kedua pihak kubu Roy Suryo cs dengan para pendukung Jokowi, hanya sama-sama mempertontonkan kearogansian berargumen, sehingga tanpa sadar mereka justru memberikan Pendidikan moral yang cenderung pada sikap egosentris pada generasi mendatang.

“Sungguh sangat disayangkan, perdebatan kedua pihak dalam isu ijazah palsu ini, justru mempertontonkan dialektika yang tidak jelas dan lebih mengedepankan egoisentri yang akan memperngaruhi moral masa depan bangsa ke depan,” ungkapnya.

Gus Andi yang juga sebagai penulis Buku "Prabowo Subianto, Mendayung Perahu Menggapai Istana" menjelaskan bahwa berargumentasi itu memang penting untuk memajukan demokrasi Indonesia, namun setidaknya, masing-masing pihak semestinya memberikan teladan pada Masyarakat yang baik.

“Adu argumentasi memang harus terus dikembangkan dalam kerangka berdemokrasi, namun mestinya juga menampilkan adu argumentasi yang bermoral,” jelasnya.

Gus Andi, mengaku prihatin dengan tayangan adu argumentasi yang menghiasi media social dan media nasional, kedua pihak hanya mempertontonkan sikap egoism dan seolah sedang memberikan Pendidikan debat kusir.

“Kedua pihak saat ini sedang mempertontonkan kekuatannya masing-masing, sehingga mereka tidak sadar sedang memberikan Pendidikan cara menghancurkan bangsa ini dengan budaya yang tidak jelas arahnya, dan tanpa mereka sadari, keduanya sedang kehilangan rasa malu demi mempertahankan pendapat semunya,” terangnya.

Gus Andi berharap, ke depan, kedua pihak dapat lebih memperhatikan sikap komunikasi dalam berdebat yang lebih pada Pendidikan moral bangsa ini.

“Saya berharap sekali, bahwa kedua pihak tersebut merupakan manusia-manusia pintar dan cerdas, namun sayangnya keduanya sama-sama sudah kehilangan rasa malu saja, ke depan, cobalah berikan Pendidikan moral yang lebih baik dalam setiap forum diskusi, saling menghargai pendapat yang bijak di antara kedua pihak, jangan mempertontonkan debat yang mengarah pada rasa saling membenci, menjatuhkan, debatlah yang sehat,” pungkasnya. (001/red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HUT SUARAKPK Ke 9 (2018)