![]() |
| Ketgam: Kadis Diknas, Ashar Dulu (tengah) saat diwawancarai oleh wartawan. |
MUNA, suarakpk.com- Memasuki tahun ajaran baru pada 13 Juli mendatang, Kabupaten Muna siapkan proses pembelajaran luring (offline).
Sesuai dengan surat keputusan bersama menteri pendidikan, dalam negri dan kesehatan, bahwa di luar zona hijau masih melaksanakan proses belajar di rumah.
Kepala dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Muna, Ashar Dulu mengatakan akan ada dua metode yang akan dilakukan dalam tahun ajaran baru. Pertama, proses belajar mengajar di rumah menggunakan jaringan (daring). Kedua, untuk daerah yang tidak terjangkau jaringan maka diberlakukan proses belajar mengajar luring (offline).
"Yang offline ini maksudnya adalah untuk SD (Sekolah Dasar) nantinya jadwal masuk sekolahnya diatur, misal hari Senin kelas 1, Selasa kelas 2 dan seterusnya", ujarnya.
Lebih lanjut, Ashar mengungkapkan nantinya di sekolah murid akan menerima tugas dan Minggu depannya datang menyetor tugas dan menerima tugas baru dari guru lalu pulang.
"Untuk SMP pun sama, diatur juga jadwal masuknya tetapi diupayakan dalam 1 kelas itu tidak lebih dari 20 orang", ungkapnya.
Ashar menyebut hal ini baru dilakukan pada tahun ajaran baru 13 Juli nanti.
"Proses belajar mengajar tetap dilakukan dengan mengacu pada protokol kesehatan", terangnya.
"Sekolah tidak tutup, guru dan kepala sekolah tetap datang di sekolah menjemput siswa yang hadir", pungkasnya. (Randy Yaddi).



Tidak ada komentar:
Posting Komentar