GUNUNGKIDUL, suarakpk.com - Diduga melakukan pengobatan layaknya Dokter, wanita ini membuka praktek pengobatan di rumahnya yang menurut pengakuan tanpa ijin maupun pengawasan dari Dokter. Di ruangan prakteknya yang terletak di Dusun Tengger Desa Sawahan Ponjong ditemukan peralatan Medis, obat- obatan, suntikan dan infus di etalase.
Saat berusaha ditemui pemilik klinik Galuh, tidak ada di rumah. Media ditemui suami pemilik klinik, Bambang yang juga menjabat sebagai Perangkat Desa Sawahan Kecamatan Ponjong Gunungkidul, Sabtu, (20/6/2020).
Bambang membenarkan bahwa Galuh istrinya membuka praktek pengobatan layaknya Seorang Dokter/Mantri yang tidak ada ijin Resmi dan tidak ada Dokter pendamping.
"Benar Galuh melakukan praktek pengobatan medis, dan sejauh ini tidak ada ijin maupun pengawasan Dokter " ungkap Bambang.
Sementara, pada kesempatan yang berbeda, saat media kembali berusaha mengkonfirmasi, Galuh enggan menemui namun terlihat di ruangan praktek sudah tidak ada etalase tempat peralatan medis dan obat - obatan serta alat suntik, jarum dan infus, diduga semua peralatan dan perlengkapan telah disembunyikan.
Karena enggan memberikan konfirmasi secara detail, Bambang sang suami Galuh menyuruh untuk menanyakan kepada Kepala Desa Sawahan Suprapto.
Untuk diketahui, karena dugaan praktek kesehatan tanpa ijin dan adanya peristiwa dialami warga yang salah dianogsa dan obatan hingga dilarikan ke Rumah Sakit, Bambang, sempat diberi sebuah amplop berisi uang di rumahnya kepada wartawan, dan meminta untuk tidak memberitakan, namun amplop yang disodorkan Bambang ditolak wartawan suarakpk.
Terpisah, saat dikonfirmasi, Kepala Desa Sawahan, Suprapto mengatakan bahwa dirinya yang meminta Galuh menjadi POS BINDU yang tugasnya hanya tensi serta ganti perban saja.
"Hanya sekedar memberi pelayanan POS BINDU dan hanya praktek tensi serta ganti perban untuk luka luar," kata Suprapto singkat saat ditemui di rumahnya, Minggu (21/6)
Di sisi lain, sebelumnya, salah satu warga yang enggan disebut namanya, mengungkapkan hal yang berbeda jauh dengan keterangan Suprapto, pasalnya dia mengaku jika dirinya pernah berobat ke Galuh, dan ia diberikan suntikan dan obat oleh Galuh, namun justru dirinya dilarikan ke rumah sakit. (Tim/red)
Saat berusaha ditemui pemilik klinik Galuh, tidak ada di rumah. Media ditemui suami pemilik klinik, Bambang yang juga menjabat sebagai Perangkat Desa Sawahan Kecamatan Ponjong Gunungkidul, Sabtu, (20/6/2020).
Bambang membenarkan bahwa Galuh istrinya membuka praktek pengobatan layaknya Seorang Dokter/Mantri yang tidak ada ijin Resmi dan tidak ada Dokter pendamping.
"Benar Galuh melakukan praktek pengobatan medis, dan sejauh ini tidak ada ijin maupun pengawasan Dokter " ungkap Bambang.
Sementara, pada kesempatan yang berbeda, saat media kembali berusaha mengkonfirmasi, Galuh enggan menemui namun terlihat di ruangan praktek sudah tidak ada etalase tempat peralatan medis dan obat - obatan serta alat suntik, jarum dan infus, diduga semua peralatan dan perlengkapan telah disembunyikan.
Karena enggan memberikan konfirmasi secara detail, Bambang sang suami Galuh menyuruh untuk menanyakan kepada Kepala Desa Sawahan Suprapto.
Untuk diketahui, karena dugaan praktek kesehatan tanpa ijin dan adanya peristiwa dialami warga yang salah dianogsa dan obatan hingga dilarikan ke Rumah Sakit, Bambang, sempat diberi sebuah amplop berisi uang di rumahnya kepada wartawan, dan meminta untuk tidak memberitakan, namun amplop yang disodorkan Bambang ditolak wartawan suarakpk.
Terpisah, saat dikonfirmasi, Kepala Desa Sawahan, Suprapto mengatakan bahwa dirinya yang meminta Galuh menjadi POS BINDU yang tugasnya hanya tensi serta ganti perban saja.
"Hanya sekedar memberi pelayanan POS BINDU dan hanya praktek tensi serta ganti perban untuk luka luar," kata Suprapto singkat saat ditemui di rumahnya, Minggu (21/6)
Di sisi lain, sebelumnya, salah satu warga yang enggan disebut namanya, mengungkapkan hal yang berbeda jauh dengan keterangan Suprapto, pasalnya dia mengaku jika dirinya pernah berobat ke Galuh, dan ia diberikan suntikan dan obat oleh Galuh, namun justru dirinya dilarikan ke rumah sakit. (Tim/red)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar