Ambruk Jalan Di Pedamaran Yang Menelan Biaya Ratusan Juta Menjadi Tak Bermanfaat - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


Kawal Rp.72 Triliun Dana Desa TH.2020

KODE ETIK WARTAWAN SUARAKPK

HUT SUARAKPK KE 9 (APRIL 2018)

16 Januari 2020

Ambruk Jalan Di Pedamaran Yang Menelan Biaya Ratusan Juta Menjadi Tak Bermanfaat


Kab.OKI, suarakpk.com - Warga Desa Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan (Sumsel) terancam terisolir.Lantaran jalan setapak sepanjang 100 meter yang dibangun menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2018 ambruk.
Beruntung, insiden yang terjadi pada Rabu (15/1/2019) sekitar Pukul 16.35 WIB itu, tidak sempat menimbulkan korban jiwa.

“Aneh juga, usia jalan setapak baru satu tahun, tapi sudah roboh seketika. Akibatnya, aktifitas warga terganggu,” kata Guluk, salah satu warga Pedamaran Kamis (16/1/2020).

Kendati peristiwa ini di wilayahnya, namun Kades Pedamaran Andi menyerahkan persoalan tersebut kepada Camat. Karena menurutnya jabatan Camat merupakan atasannya langsung.

“Konfirmasi melalui camat saja. Sebab segala sesuatunya sudah diserahkan semua ke camat,” ucapnya singkat.

Camat Pedamaran Hercules mengaku terkait robohnya jalan setapak itu, berdasar keterangan kades dan ketua tim pelaksana kegiatan diduga akibat erosi.

“Tentunya kami sangat berterima kasih atas informasi itu. Ya, pak kades dan ketua tim pelaksana kegiatan sudah memperbaikinya mulai hari ini, sesuai dengan pernyatan yang mereka buat,” katanya.

Ambruknya akses jalan utama dari pemukiman menuju Pedamaran, tak pelak menyisakan sejumlah pertanyaan.

Diduga lemahnya pengawasan, penggunaan volume material dalam pengerjaan proyek tersebut tak memenuhi standar bangunan jalan, terutama jalan diatas rawa.

“Kontur tanah rawa seperti itu tentunya tak sama seperti bangun di jalan biasa. Apalagi diduga material yang digunakan tak memadai. Padahal, anggaran untuk itu tak sedikit,” ucapnya.

Badan Komite Pemberantasan Korupsi (BKPK) OKI Ustra Harianda mengatakan, di tahun 2018 lalu, dari Dana Desa Pedamaran sebesar Rp1,1 miliar setidaknya Rp 1.030.900.00 digelontorkan hanya untuk bangun sarana jalan.

Yakni Jalan Pemukiman/Gang Rp.210,5 juta. Lalu Prasarana Jalan Desa berupa orong-gorong, Selokan, Box (Slab Culvert), Drainase, Prasarana Jalan lain sebesar Rp421 juta, dan Jalan Pemukiman/Gang Rp399,4 juta.

“Bayangkan saja, anggaran tersebut nyaris habis hanya untuk sarana jalan. Tapi pada kenyataan bangunan tersebut tidak sesuai dengan pengeluaran,” ujarnya. (Bagus Saputra/red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komedi