JOMBANG, suarakpk.com – Adanya dugaan keteledoran seorang bidan dalam memberikan imunisasi kepada balita mencuat dipermukaan warga desa Bedah Lawak, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang. Diduga seorang bidan yang bertugas di Polydes Bedah Lawak, memberikan suntik imunisasi kepada alfian, bayi yang masih berumur 6 bulan, namun muncul hal yang aneh, setelah diimunisasi. Merasa ada kejanggalan pada putranya, orang tua alfian kemudian memeriksa lengan putranya yang usai diimunisasi, betapa terkejutnya, orang tua alfian melihat dilengannya masih ada jarum suntik.
Kepada suarakpk, belum berapa lama ini senin (29/4), di rumah orang tua alfian menceritakan, bahwa dirinya mengimunisasikan putranya pada hari sabtu (20/4) di Polydes Bedah Lawak, tapi anehnya menurut orang tua alfian selesai dibawa di polydes Bedah lawak yang pada waktu itu ditangani oleh bidan SA, usai diimuniasi alfian justru menangis terus menerus, setelah di lihat oleh orang tua, ibunya alfian merasa terkejut, sebab di bekas imunisasi masih ada jarum yang tertinggal dan tertancap.
“setelah kami tahu ada jarum suntik yang masih tertancap di lengan putra kami, maka kami langsung mengambilnya jarum imunisasi itu lalu kami bawa dan melaporkan kepada kepala desa Bedah lawak, dan memberikan bukti jarum tersebut kepada kepala desa bedah lawak.” kata Aning, Ibu dari alfian.
Sementara, bidan SA yang diketahui bertugas di puskesmas Desa Jati Wates Kec.Tembelang, Kabupaten Jombang saat dikonfirmasi, dirinya mengelak kalau pernah nangani Alfian. Bidan SA mengaku jika dirinya telah menjalankan sesuai prosedur.
“saya udah menjalankan sesuai SOP dan sebuah jarum sudah saya cabut.” tegas bidan SA yang juga dibenar oleh Kepala Puskesmas Jati Wates, dr Novi.
Terpisah, Kepala Desa Bedah Lawak, Anang saat dikonfirmasi suarakpk pada hari yang sama, Senin (29/4), dirinya membernarkan adanya laporan warganya yang putranya usai diimunisai, justru jarum suntiknya tertinggal dan tertancap di lengan sang bayi.
“Iya benar, ada warga saya habis imunisasi di polydes Bedah Lawak katanya jarum imunisasi masih tertancap di lengan Alfian.” Terang Anang.
Lebih lanjut Anang mengungkapkan, setelah menerima laporan tersebut, dirinya melaporkan ke polres Jombang.
“karena saya diberi tahu seperti itu, lalu saya langsung amankan jarum tersebut dan saya sampaikan ke kepolisian Jombang.” pungkas Anang. (nws/red)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar