Adanya Ketidakvalidan Raport Mutu Pendidikan Di Kota Salatiga Rugikan Sekolahan - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


KODE ETIK WARTAWAN SUARAKPK

26 Juni 2019

Adanya Ketidakvalidan Raport Mutu Pendidikan Di Kota Salatiga Rugikan Sekolahan


SALATIGA. suarakpk.com – Beberapa sekolah-sekolah yang ada di Kota Salatiga mengeluhkan adanya ketidakvalidan hasil raport mutu dengan sumber aslinya. Keluhan tersebut didasarkan dari hasil raport mutu yang diisi dengan melalui hasil pemetaan mutu pendidikan (PMP) sehingga berdampak pada menurunnya nilai sarana prasarana dan nilai tenaga pendidik di Kota Salatiga.
Sebagaimana diakui oleh Kepala sekolah SMP Negeri 2 Kota Salatiga, Mudjiati, M.Pd., beberapa waktu lalu, Sabtu (22/6), dimana dirinya mengatakan bahwa hasil raport mutu untuk sekolah sekolah di Kota Salatiga mengalami penurunan. (Baca Juga : Perangi Hoaks Perlu Sikap Bijaksana)
“Raport Mutu untuk nilai sarana prasarana (sarpras) dan nilai tenaga pendidik (Tendik) di Kota Salatiga mengalami penurunan.” tutur Mudjiati.
Dirinya menjelaskan, bahwa raport mutu mengambil data Sarpras dan data Tendik dari dapodik, namun entah kenapa tidak semua data dari dapodik dapat dibaca kedalam raport mutu.  
“hal tersebut menyebabkan data yang tertulis dalam raport mutu tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya " ujar Mudjiati. (Baca Juga : Kecamatan Tingkir Berikan Layanan Keliling Pembayaran PBB)
Dikatakan oleh Mudjiati, jika hal tersebut dibiarkan, tentu saja merugikan pihak sekolah, karena terjadinya penurunan nilai Sarpras dan nilai Tendik dalam raport mutu menyebabkan ikut menurunnya profile sekolah.
Terjadinya ketidakvalidan tersebut antara data yang tertulis dalam raport mutu dengan data yang tertulis dalam dapodik, menurut mudjiati, kemungkinan ada dua hal penyebabnya.
“Kemungkinan pertama, data Sarpras dan data tendik yang tertulis dalam dapodik belum lengkap, sehingga data yang tertulis dalam report mutu juga belum lengkap sesuai dengan data dalam dapodik. Dan kemungkinan kedua, data Sarpras dan data pendidik yang tertulis dalam dapodik sudah lengkap sesuai dengan fakta sebenarnya, namun raport mutu tidak bisa membaca keseluruhan data tersebut atau gagal dalam pengambilan data sehingga terjadinya ketidaksesuaian data dengan fakta yang ada, menyebabkan penurunan profile sekolah dan tenaga pendidik.” jelasnya. (Baca Juga : SMPN 2 Salatiga Siap Menghadapi Era Digital)
Sementara, apa yang disampaikan Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Kota Salatiga tersebut, juga diakui oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Umi Limaningsih,SH saat mengikuti kegiatan Workshop, sabtu (22/6) yang selenggarakan SMPN 2 Kota Salatiga. Dirinya juga mengungkapkan adanya ketidakvalidan hasil raport mutu dengan sumber aslinya, terurama untuk Sarpras dan Tendik.
“harapan ke depannya, permasalahan ini segera dituntaskan, agar pihak sekolah sekolah tidak dirugikan dengan ketidakvalidan data hasil tersebut.” pungkasnya.  (Bayu ncw/red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HUT SUARAKPK KE 9 (APRIL 2018)