Grobogan, suarakpk.com, Pendopo Kabupaten Grobogan dipenuhi haru dan doa, Senin (20/4/2026).
Sebanyak 1.052 calon jemaah haji asal Grobogan berkumpul dalam acara pamitan dan doa bersama menjelang keberangkatan ke Tanah Suci untuk musim haji 1447 H/2026 M.
Acara itu dihadiri jajaran Forkopimda, perwakilan Kementerian Agama, petugas haji daerah, dan keluarga yang mengantar.
Lantunan talbiyah dan selawat mengiringi langkah para tamu Allah yang sebentar lagi bertolak.
Wakil Bupati Grobogan, Sugeng Prasetyo, menyebut kesempatan menunaikan rukun Islam kelima adalah anugerah yang patut disyukuri.
“Tidak semua orang dipanggil ke Baitullah. Jika hari ini panjenengan mendapat panggilan, itu berarti Allah telah memilih. Maka sempurnakanlah dengan ibadah terbaik,” tuturnya di hadapan para jemaah.
Ia mengingatkan, ibadah haji menuntut kekuatan lahir dan batin. Cuaca panas, jarak tempuh yang panjang, serta padatnya jemaah dari seluruh dunia menuntut kesiapan fisik yang prima.
“Jaga kesehatan sejak sekarang. Dengarkan arahan petugas, makan teratur, istirahat cukup, dan jangan memaksakan diri di luar kemampuan,” pesannya.
Tak hanya soal fisik, Wabup juga menekankan pentingnya kekompakan. Menurut dia, kebersamaan dan sikap saling bantu menjadi kunci kelancaran ibadah di Tanah Suci.
“Di sana, panjenengan adalah keluarga. Yang kuat membantu yang lemah. Yang muda menggandeng yang sepuh. Dengan begitu, semua rangkaian ibadah insyaallah berjalan ringan,” ucapnya.
Sugeng juga menitipkan nama baik Grobogan dan Indonesia. Ia meminta seluruh jemaah menaati aturan yang berlaku di Arab Saudi, menjaga adab di tempat suci, dan menunjukkan akhlak mulia sebagai duta bangsa.
Acara ditutup dengan doa bersama. Para kiai dan tokoh agama memohon agar seluruh jemaah diberi kelancaran, kesehatan, dan keselamatan selama menunaikan ibadah, serta kembali ke Grobogan dengan menyandang predikat haji mabrur.
(Teguh/Red)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar