Viral...!!!!! Warga Munggur Andong Keluhkan Banjir Tiap Hujan, Solusi Desa Masih Menunggu Tahun Depan - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


Penghargaan dari Kedubes Maroko


 

16 April 2026

Viral...!!!!! Warga Munggur Andong Keluhkan Banjir Tiap Hujan, Solusi Desa Masih Menunggu Tahun Depan


 

Boyolali ,suarakpk.com.- Keluhan warga Desa Munggur, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali, terkait genangan air yang kerap terjadi saat hujan kembali mencuat dan viral di media sosial. Warga mengeluhkan air yang mengalir dari kawasan Taman JM Munggur hingga masuk ke permukiman, namun hingga kini belum ada solusi konkret dari pemerintah desa.

Dalam unggahan yang beredar sejak Selasa (14/4/2026), warga menyebut telah melaporkan persoalan tersebut kepada Ketua RT setempat. Namun, laporan itu disebut belum membuahkan tindak lanjut yang nyata. Menyikapi hal tersebut, tim melakukan penelusuran langsung ke lokasi guna memastikan kondisi sebenarnya.

Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, setiap hujan turun, air dari area Taman JM mengalir deras ke jalan dan menggenangi rumah warga. Ia menilai kondisi ini terjadi karena tidak adanya sistem drainase yang memadai di kawasan tersebut.

“Setiap hujan, air dari taman itu pasti turun ke jalan. Bahkan sebagian masuk ke rumah warga karena tidak ada saluran pembuangan yang jelas. Air jadi menyebar ke mana-mana,” ujarnya.

Ia juga menyoroti dampak pembangunan sejumlah fasilitas baru di sekitar lokasi, seperti gedung MBG dan KDMP, yang dinilai memperparah kondisi genangan. Menurutnya, sebelum pembangunan tersebut dilakukan, area resapan air masih cukup luas sehingga air tidak meluap seperti sekarang.

“Sejak ada pembangunan gedung, air jadi semakin besar alirannya. Dulu masih ada resapan, sekarang makin sempit,” tambahnya.

Warga berharap pemerintah desa segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi persoalan tersebut, mengingat dampaknya sudah langsung dirasakan oleh masyarakat setiap kali hujan turun.

Menindaklanjuti keluhan itu, tim mendatangi Kantor Desa Munggur pada Kamis (16/4/2026). Namun, Kepala Desa tidak berada di tempat. Tim kemudian menemui Sekretaris Desa, Danang, untuk meminta klarifikasi.

Dalam keterangannya, Danang mengakui adanya persoalan tersebut dan menyatakan pemerintah desa akan mencari solusi. Namun, ia menyebut keterbatasan anggaran menjadi kendala utama sehingga pembangunan saluran drainase belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat.

“Kami dari pemerintah desa akan mencari solusi. Tapi karena keterbatasan anggaran, tahun ini belum bisa dianggarkan. Kemungkinan baru bisa dianggarkan tahun depan,” jelasnya.

Danang juga menyarankan agar pihak yang ingin mendapatkan penjelasan lebih rinci dapat kembali datang ke kantor desa untuk bertemu langsung dengan Kepala Desa.

Meski demikian, pernyataan tersebut justru memunculkan pertanyaan baru terkait prioritas pembangunan desa. Pasalnya, di tengah adanya pembangunan fasilitas baru, persoalan mendasar seperti drainase dinilai belum mendapat perhatian serius.

Jika tidak segera ditangani, genangan air yang terus berulang berpotensi menimbulkan dampak lebih luas, mulai dari kerusakan rumah warga hingga risiko kesehatan lingkungan. Pemerintah desa diharapkan tidak hanya menunggu siklus anggaran, tetapi juga mencari solusi jangka pendek guna meminimalisir dampak yang terus dirasakan masyarakat.(Tim/red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HUT SUARAKPK Ke 9 (2018)