UNGARAN, suarakpk.com – Pendidikan berbasis agama mulai meningkat di Nyatnyono, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Sebagaimana pantauan media, terlihat di dusun Gundang RT 02/03, yang dulunya masih menginduk MI Nyatnyono 1.
Diperoleh informasi, Yayasan Pendidikan Muslimat NU Bakti Wanita terus memberikan pelayanan yang terbaik untuk siswa dan orang tua.
Kepala RA, Winar Suci Rahayu menuturkan, bahwa RA Nyatnyono 1 berdiri sejak tahun 1986.
"Bu Umi adalah Kepala RA yang pertama, seiring bergulirnya waktu di tahun 2007 terjadi bencana tanah longsor dan gedung tidak bisa dipakai dan numpang dirumah warga," tuturnya. Kamis (29/01/2026).
Diungkapkan Suci, bahwa pada tahun 2010 Sekolah mendapatkan wakaf dari Abdurrahman, kemudian dibangunlah 2 ruang kelas dan kamar mandi.
“Alhamdulillah seiring dengan perjalanan waktu, muridnya semakin banyak dan dapat bantuan dari RW 1,2,3 yang tidak mengambil jatah dan dialihkan ke pembangun sekolah,” ungkapnya.
Suci menjelaskan, kerjasama yang bagus dengan semua instansi pemerintah memudahkan kelancaran program sekolah.
“Seperti outing class dan kemarin kita di Polres Semarang," jelasnya.
Lebih lanjut, Suci mengatakan, bahwa murid-murid RA Nyatnyono 1 tidak hanya dari lingkugan Gundang, namun ada yang berasal dari Sriroto, Desa Susukan, Kalirejo dan Keji. “Mereka tau informasinya dari IG Sekolah dan Siaran Radio Ungaran Serasi,” katanya.
Diungkapkan Suci, kombinasi kurikulumnya selain belajar dan bermain, ada tahsin, tahfidz, story telling bareng ayah dan ibu, rebana, drum band dan program ahli sunah wal jamaah.
“Pencapaian tertinggi dari program tahfidz, siswa bisa hafal Surat Al Aldiyat dan hadis-hadir pendek,” ungkapnya.
Suci menandaskan, bahwa melalui pola Pendidikan STEM, (Sain, Teknologi, Engineering, Matematik) murid diajarkan juga sebagai tema konseptual.
“Misal hari ini membahas kambing, apa itu kambing, bagaimana perawatannya, lanjut mengunjungi kandangnya, sampai sekolah lanjut diskusi dan anak tau kambing adalah hewan qurban," tandasnya.
“Adapun target murid baru pada tahun ini adalah 50 siswa dan yang lulus tahun ini 48 siswa," pungkasnya. (tasir/red)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar