Ambarawa, suarakpk.com –
Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Semarang menggelar Pelatihan Manajemen Ramadhan selama dua hari, Sabtu–Minggu (31 Januari hingga 1 Februari 2026). Kegiatan ini berlangsung di Masjid Bani Syam, Jalan Lingkar Ambarawa.
Pelatihan tersebut diikuti sekitar 79 peserta yang terdiri dari pengurus takmir masjid, mushola, serta remaja masjid dari kalangan pelajar SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Semarang. Untuk memperkaya materi, panitia menghadirkan narasumber Ustadz Solihin Abu Izzuddin, penulis buku best seller Zero to Hero, serta tim digitalisasi Masjid Jogokariyan.
Ketua Panitia Pelatihan Manajemen Ramadhan, Muhammad Yusuf, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membekali pengurus masjid dengan ilmu dan strategi pengelolaan Ramadhan agar pelaksanaannya lebih terarah dan bermakna.
“Pelatihan ini sebagai bekal sebelum datangnya bulan suci Ramadhan, agar kita mampu meningkatkan ketakwaan dan merayakan Idul Fitri dengan jiwa yang kembali suci,” ujar Muhammad Yusuf.
Ia juga berharap pelatihan ini mampu mencetak generasi penerus masjid, khususnya dari kalangan remaja dan pelajar, agar siap menjadi imam, khatib, maupun hafidz di masa mendatang.
“Masjid yang megah harus diimbangi dengan kemakmuran jamaahnya, sehingga benar-benar menjadi jantung umat menuju negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DMI Kabupaten Semarang, Zaenal Abidin, menegaskan bahwa pelatihan manajemen masjid ini merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan seluruh masjid di Kabupaten Semarang dalam menyambut Ramadhan.
“Ilmu yang didapatkan diharapkan bisa diterapkan di masjid masing-masing demi kemaslahatan umat dan membentuk insan yang bertakwa,” ungkapnya.
Apresiasi juga disampaikan Ketua DMI Kecamatan Ambarawa, Kasmui. Ia mengaku bangga atas terselenggaranya pelatihan di wilayahnya dan berharap seluruh takmir masjid di Kecamatan Ambarawa dapat mengirimkan perwakilan dalam kegiatan serupa.
“Dengan pelatihan ini, takmir masjid dapat lebih siap dan optimal dalam menyambut serta mengelola kegiatan Ramadhan,” katanya.
Sebagai narasumber utama, Ustadz Solihin Abu Izzuddin menyampaikan bahwa pelatihan Manajemen Ramadhan dirancang untuk meng-upgrade potensi peserta agar menjadi prestasi nyata di masjid masing-masing.
“Materi dalam buku Manajemen Ramadhan disusun luas, terukur, teratur, dan terstruktur sehingga mudah dipahami dan langsung bisa dipraktikkan,” jelasnya.
Ustadz Solihin dikenal sebagai penulis produktif dengan karya best seller Zero to Hero serta telah menulis lebih dari 66 buku yang banyak digunakan sebagai referensi pengembangan diri dan manajemen dakwah.
( Redaksi : Endar W)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar