Ikan Rebus Asal Medang Deras Batu Bara Tembus Mancanegara, Pedagang Harap Bantuan Modal - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


Penghargaan dari Kedubes Maroko


 

10 Januari 2026

Ikan Rebus Asal Medang Deras Batu Bara Tembus Mancanegara, Pedagang Harap Bantuan Modal

Batu Bara - Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, dikenal sebagai salah satu sentra utama produksi ikan asin dan ikan rebus di wilayah Sumatera Utara dan Produk olahan hasil laut dari daerah pesisir ini bahkan telah menembus pasar mancanegara.

Salah satu produsen ikan rebus rumahan yang cukup terkenal adalah Zulkifli (64), warga Desa Nanassiam, Kecamatan Medang Deras. 

Ikan rebus produksinya dikenal memiliki kualitas terbaik, sehingga banyak diminati agen dan pedagang dari berbagai daerah yang datang langsung ke lokasi untuk memilih ikan yang akan dibeli.

Salah seorang Pedagang ikan bernama  Dedi mengaku kualitas ikan rebus milik Zulkifli jauh lebih baik dibandingkan produk sejenis lainnya di Kabupaten Batu Bara.

“Ikan Pak Zul lebih baik dibanding yang lain karena dibeli langsung di tempat penjemuran, jadi kualitasnya masih terjaga dan tidak mudah rusak,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Zulkifli mengatakan, dirinya telah menekuni usaha ikan rebus selama enam tahun terakhir. Usaha rumahan tersebut dikelola bersama keluarga dengan melibatkan enam orang tenaga kerja.

“Sudah enam tahun jualan ikan rebus. Jenis ikan yang kami olah antara lain ikan krisi, belanak, bidukang, dan juga udang,” katanya.

Proses pengolahan ikan rebus katanya  tergolong sederhana, Ikan segar yang dibeli langsung dari nelayan terlebih dahulu dicuci bersih, kemudian direbus dalam kuali besar dengan campuran garam secukupnya.

“Setelah direbus sekitar 6–7 menit, ikan diangkat lalu dijemur selama kurang lebih enam jam. Kalau cuaca cerah, ikan sudah siap dijual,” ucapnya, Sabtu (10/01/2026).

Zulkifli mengaku dalam sehari mampu mengolah ikan rebus sebanyak 500 kilogram hingga 1 ton. Sebagian besar hasil produksi dibeli langsung oleh pedagang di tempat, sementara sisanya dipasarkan ke sejumlah daerah di Sumatera Utara.

“Banyak yang datang langsung membeli dan memilih ikan yang masih dijemur. Bahkan sebagian sudah diekspor ke mancanegara, seperti ke Mekah,” ungkapnya.

Meski usahanya terus berkembang, Zulkifli berharap adanya dukungan dan bantuan modal dari pemerintah agar skala usahanya dapat diperbesar.

“Harapan kami ada bantuan dari pemerintah Batu Bara dan pusat supaya usaha ini bisa lebih berkembang. Selama ini masih menggunakan dana pribadi,” tutupnya.


Teks Foto: Pak Zul sedang melihat ikan rebus yang dijemur di Desa Nenassiam, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara. (Istimewa)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HUT SUARAKPK Ke 9 (2018)