BLORA, suarakpk.com - Pelaksanaan KB gratis bagi warga Kecamatan Jati yang tersebar di 12 desa, dipusatkan di puskesmas Doplang dan Randulawang, pelayanan KB implan secara gratis ini merupakan program dinas Dalduk dan KB Kabupaten Blora.
Kantor PLKB Kecamatan Jati bekerja sama dengan puskesmas Doplang dan Randulawang pelaksanakan hari Selasa (30/03/2021), dimuali jam 08,00 Wib.
Dalam giat PLKB dan Puskesmas Doplang diikuti oleh peserta sebanyak 70 orang, dan Randulawang sebanyak 30 orang.
Rata - rata peserta KB masuk usia muda, produktif, dan ada juga
juga yang berusia 44 tahun lebih tapi masih subur.
Saat awak media melihat pelaksanaan KB implan /susuk dan KB lainya di Puskesmas Doplang, antusias peserta KB luar biasa, ada yang pagi - pagi sudah datang untuk mendaftar menjadi peserta KB implan gratis di Puskesmas Doplang/randulawang.
Salah satu peserta KB lamira mendapat info tentang KB gratis dari petugas di desannya, terus didata kemudian mengumpulkan data Fotocopy KTP, dan KK untuk pendataan dirinya,
Lamira menjelaskan alasan memilih KB implan dari pada yang lain karena cukup sekali dan bisa dipakai selama 3 tahun, kalau KB
pil harus minum setiap hari, kalau suntik harus tiap 1sampai 3 bulan
sekali, makannya ada program KB implan yang 3 tahun sekali baru control lagi, dirinya ikut dengan kesadaran sendiri tidak ada unsur paksaan dari
petugas, jelasnya.
Risqi koordinator PLKB Kecamatan Jati saat ditemui kepada awak media suarakpk menjelaskan, bahawa pelaksanaan kegiatan KB implan di Puskesmas Doplang, Randulawang diadakan secara gratis ini merupakan program BKKBN pusat, dinas Dalduk dan KB Kabupaten Blora,
Kegiatan pertama dilaksanakan diawal tahun, tepatnya diakhir bulan Maret 2021, peserta cukup banyak yang pasang alat KB baru maupun ganti alat KB.
Risqi mengharapkan adannya pelayanan
KB gratis yang dilaksanakan di puskesmas Doplang dan Randulawang bisa memenuhi
capaian MKJP di Kecamatan Jati, bisa
mengurangi angka kelahiran dan mengurangi angka kematian diwaktu lahir bagi
ibu dan bayinya, jelasnya.
Saat awak media menanyakan ke salah satu peserta Darli warga Dukuh Puntuk Rt 01/Rw 06, Desa Bangklean dirinya datang pagi jam 07.30 Wib, mendaftar bersama temennya supaya bisa dapat nomor awal agar bisa pulang siang karena takut hujan, karena jalan ke bangklean rusak terutama yang ada di jalan dalam hutan jarak yang harus ditempuh ada 14 km dari puskesmas Doplang, ungkapnya.
(Dwi red)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar