FOTO : Plt Gubernur Kalteng, Habib Ismail Bin Yahya saat menyampaikan sambutan dalam pembukaan Pelatihan Khatib Muda se-Kota Palangka Raya.
PALANGKA RAYA,
suarakpk.com -
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Habib Ismail Bin
Yahya membuka secara resmi Pelatihan Khatib Muda se-Kota Palangka Raya di Ruang
Pertemuan Aquarius Boutique Hotel, Kota Palangka Raya.
Acara Pembukaan Pelatihan Khatib Muda se-Kota Palangka Raya
yang diselenggarakan oleh Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN)
Palangka Raya tersebut turut pula dihadiri Unsur Forkopimda Provinsi Kalteng,
Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalteng H Abdul Rasyid, Ketua Umum
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalteng yang juga merupakan Rektor IAIN
Palangka Raya KH Khairil Anwar, Dekan Fakultas Syariah IAIN Palangka Raya H
Abdul Helim, serta Organisasi Keagamaan, Tokoh Agama dan Tokoh Adat di Kalteng.
“Saya selaku Plt Gubernur Kalimantan Tengah menyambut baik
dan mendukung atas terlaksananya kegiatan ini, sebagai kegiatan yang dapat
melahirkan khatib-khatib berkualitas yang mampu membangkitkan semangat
perubahan untuk kebaikan dan kemaslahatan umat dan bangsa”. Kata Plt Gubernur
Habib Ismail Bin Yahya saat menyampaikan sambutan.
Tema yang diusung dalam kegiatan Pelatihan Khatib Muda ini
adalah Penguatan Fiqih Moderat melalui Mimbar Khutbah. Habib Ismail
mengharapkan agar semua khatib muda yang mengikuti kegiatan tersebut dapat
semaksimal mungkin menyerap ilmu yang diberikan dan mengaplikasikan pada
kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, pesan-pesan agama pun tersampaikan
dengan baik dan selaras dengan tujuan Negara untuk pembangunan Sumber Daya
Manusia yang unggul dan berkualitas demi menjaga persatuan dan kesatuan
Republik Indonesia.
“Oleh karena itu, khatib juga harus paham dan sadar bahwa apa
yang keluar dari mulutnya adalah harus pesan-pesan yang membuat tenang dan
damai, bukan sebaliknya justru menimbulkan masalah atau bahkan juga
meninggalkan masalah. Mimbar khutbah ini juga harus kita jaga agar tidak
digunakan untuk membuat pernyataan-pernyataan kontroversi”. Ungkas Plt Gubernur
ini.
Pada kesempatan itu juga, Habib Ismail mengimbau kepada para
tamu dan peserta kegiatan pelatihan untuk selalu memperhatikan protokol
kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah dalam situasi Pandemi Covid-19.
Hal ini diharapkan agar dapat meminimalisir rantai penyebaran Covid-19.
(hms/nto)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar