Usaha Meubel Alumunium Bertahan di Tengah Pandemi, Peminatnya Keluarga Baru dan Penghuni Rumah Baru - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


17 Oktober 2020

Usaha Meubel Alumunium Bertahan di Tengah Pandemi, Peminatnya Keluarga Baru dan Penghuni Rumah Baru

Teks Foto:Zulham Efendi saat sedang merakit lemari hias yang sedang dibuatnya.


Aceh Timur/Suarakpk com-“Karena cita-cita saya ingin jadi pengusaha” itulah kalimat yang keluar dari mulut Zulham Effendi, pemuda berusia 39 tahun sembari memasang baut di perabot rak piring yang sedang dirakitnya.

Teks Foto: pekerja saat memotong pipa aluminium untuk merakit lemari.

Tepat di Jalan kota Idi Rayeuk, Gampong Jawa, kecamatan Idi Rayeuk Kabuputen Aceh Timur anak dari almarhum Azhar (Wakmaun) ke 4 dari sembilan bersaudara itu, membuka toko untuk membuat dan menjual perabot dari aluminium dan kaca.Usaha yang sudah lama dibesarkan lima tahun lalu itu merupakan miliknya sendiri.


Walaupun masih dalam suasana masa covid-19 usaha meubel alumunium tetap bertahan biarpun omset menurun ujar Zulham kepada media SUARAKPK com.Sabtu (17/10/2020).


Dengan kancah, terlihat lima pemuda pemuda membuat rak hias dan rak piring serta twalet, diiringi dengan suara gerenda dan lantunan lagu.


Tidak memakai seragam layaknya perkerja kantoran, namun mereka memilih membuat kaos berseragam yang bertulisan“zoel alumanium.“Motivasi saya membuka toko perabot ini karena dari dulu sudah bercita-cita ingin jadi pengusaha muda,” kata zulham


Setelah lulus di Jurusan IPS di SMA N 1 Idi Rayeuk, putra dari pasangan Azhar (Wakmaun) almarhum dan nurazizah itu, memutuskan untuk tidak melanjutkan kuliah. Padahal ia sempat mendapat tawaran beasiswa.


“Saya tidak suka kuliah, karena lebih suka membuka usaha sendiri, sehingga bisa memberikan peluang lapangan kerja untuk orang lain,” ujar pria yang sudah memiliki 2 orang anak tersebut.


Di toko perabot yang dirintisnya sudah menampung enam orang pekerja. Dalam tiga hari, mereka mampu menyelesaikan sebanyak dua hingga tiga perabot.


“Di sini kami membuat perabot berupa rak hias, rak piring, twalet, Aquarium,kosen-kosen dan lainnya tergantung dari pesanan pembeli. Bahan bakunya bersumber dari aluminium dan kaca,” ucapnya.


Untuk harga, kata Faisal, paling murah Rp2,2 juta dan paling mahal Rp7 juta, tergantung kualitas dan ukuran barang yang di pesan. Sementara sejauh ini, karya tangannya itu masih dijual di dalam daerah Aceh Timur dan sejumlah daerah lainnya.


“Barangnya ada yang pesan dan ada yang beli ke toko. Kalau yang pesan biasanya seperti, keperluan untuk kantor, bank, dan saat ada proyek lainnya. Sementara untuk bahan baku kita ambil dari Medan,” tuturnya.


Lanjut Zulham,dalam satu bulan dirinya mampu mendapat omzet Rp15 juta dan maksimal sampai Rp25 juta lebih. Sementara resiko terbesar saat mengerjakan perabot itu ada kaca, karena dikhawatirkan akan menimpa dan jatuh ke atas para pekerja.


Selain membuat sejumlah lemari hias Zulham juga menerima tempahan kaca hias dengan cat berkualitas dengan motif gambar bunga berwarna-warni serta gambar kaca dengan pasir, sejumlah furniture tersebut dibuat dengan keinginan pelanggan yang umum ibu rumah tangga dan penghuni baru yang ingin menambah keindahan rumahnya.


Lanjutnya Zulham bagi yang berminat bisa langsung menghubungi kami dengan via seluler HP WhatsApp dengan nomor :085266473202.


“Pesan saya kepada seluruh generasi muda lainnya, jika ingin mandiri, bersungguh-sungguhlah dalam menuntut ilmu. Karena yang mewujudkan mimpi seseorang itu diri sendiri dan bukan orang lain,” imbuhnya.(Dd).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HUT SUARAKPK Ke 9 (2018)