FOTO : Foto bersama usai acara Sosialisasi Pembentukan Pokja Bunda Paud Kabupaten Kapuas sekaligus Sosialisasi Peraturan Bupati Kapuas Nomor 53 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pendidikan Anak Usia Dinas Pra Sekolah Dasar.
KAPUAS, suarakpk.com - Kepala Dinas Pendidikan Kapuas, Dr H Suwarno Muriyat membuka kegiatan
Sosialisasi Pembentukan Pokja Bunda Paud Kabupaten Kapuas sekaligus Sosialisasi
Peraturan Bupati Kapuas Nomor 53 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pendidikan Anak
Usia Dinas Pra Sekolah Dasar, Rabu (22/10/2020).
Kegiatan tersebut juga turut dihadiri
oleh Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan
Kapuas Marce, Ketua Pokja Paud Provinsi Kalimantan Tengah Trisna Widyanti
didampingi rombongan serta anggota TP PKK Kabupaten Kapuas, sejumlah OPD
terkait, organisasi mitra seperti HIMPAUDI, IGTKI, IGRA dan Kepala Sekolah
serta guru Pendididkan Anak Usia Dini (PAUD).
Dalam kesempatan itu Kepala Dinas
Pendidikan Kapuas mengatakan, melalui Program Pendidikan Hebat Kapuas Cerdas untuk
kedepannya diharapkan membawa peningkatan pada mutu lulusan. Namun, dalam
membangun diperlukan dari tingkat yang paling bawah sehingga penting untuk
memberikan bekal sejak usia sedini mungkin atau pada saat usia emas.
“Penting bagi kita untuk memberikan
bekal pada anak sedini mungkin atau pada masa usia emas terutama dalam
penanaman karakter anak dapat bermain sambil belajar, bahkan dalam Program
Pendidikan Hebat Kapuas Cerdas kita ingin meningkatkan mutu lulusan, dalam hal
ini meningkatkan mutu lulusan bukan berarti memiliki nilai yang tinggi akan
tetapi bagaimana anak-anak dapat memiliki karakter yang baik”. Ucapnya.
Rasa terima kasih juga ia sampaikan
dalam kesempatan itu, karena Ketua Pokja Paud Provinsi Kalimantan Tengah dapat
berhadir langsung pada Sosialisasi Pembentukan Pokja Bunda Paud Kabupaten
Kapuas sekaligus Sosialisasi Peraturan Bupati Kapuas Nomor 53 Tahun 2020
tentang Pelaksanaan Pendidikan Anak Usia Dinas Pra Sekolah Dasar sehingga dapat
lebih menguatkan pelaksanaan kegiatan sembari meminta kepada seluruh peserta
agar dapat dapat mengikuti kegiatan dengan secermat mungkin.
Trisna Widyanti menerangkan, Pokja
Bunda Paud adalah perpanjangan tangan dari Bunda Paud dalam menjalankan
program-program yang telah direncanakan sehingga semuanya dapat dikerjakan. Ia
juga menerangkan bahwa Pokja sendir saling bersinergi baik dari tingkat
Nasional sampai denga Desa atau Kelurahan sebagai pelaksanaan Paud Holistik
Integratif (HI) oleh sebab itu perlu kerja sama yang baik dari semua pihak.
Dalam laporan pelaksanaan kegiatan
Kepala Bidang Pembinaan PAUD dalam Pendidikan masyarakat menyampaikan harapan
agar semua elemen dapat bersama-sama mewujudkan anak yang cerdas dan mandiri.
Ia juga meminta agar seluruh jajaran
Pendidikan tidak hanya di Kabupaten tapi juga hinga Kecamatan, Kelurahan atau
Desa untuk selalu berbenah diri untuk Kemajuan Pendidikan terutama Paud. (hms/nto)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar