SALATIGA,
suarakpk.com – Pasar Blauran II Kota Salatiga akan menjadi salah satu agenda
kunjungan Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Teten Masduki besok
Kamis (6/8).
Dikatakan Ketua Primer
Koperasi Produsen Tempe Tahun Indonesia (Primkopti) Kota Salatiga, H.Sutrisno Supriantoro,SE,
bahwa Menteri Koperasi dan UKM direncanakan sampai di Kota Salatiga siang pukul
15.00 WIB dan langsung meninjau Pasar Blauran II Kota Salatiga.
“Pasar Blauran
II merupakan bantuan dari Kementrian Koperasi dan UMKM, sehingga pak Menteri
dalam agendanya menyempatkan waktunya untuk meninjau perkembangan Pasar Blauran
II Salatiga,” kata Sutrisno saat ditemui di kediamannya, Cebongan, Argomulyo
Salatiga, Rabu (5/8).
Lebih lanjut
dituturkan Sutrisno, bahwa Pasar Blauran II yang terletak di Kelurahan Kutowinangun
Salatiga secara resmi sejak Oktober 2019 lalu dikelola oleh Primkopti Salatiga.
“Pengelolaan
Pasar Blauran oleh Primkompti didasarkan pada Surat Peryantaan Walikota
Salatiga, Nomor : 511.2/404/416 tertanggal 28 Oktober 2019, tentang Pengelolaan
Pasar Rakyat Kepada Koperasi,” tutur Sutrisno.
Dijelaskan oleh
Sutrisno, bahwa Kunjungan Menteri Koperasi dan UKM RI ke Pasar Blauran II Kota
Salatiga untuk memantau langsung perkembangan Pelaku Usaha Koperasi dan UKM
akibat pandemi covid 19.
Menurutnya, Koperasi
dan UKM menjadi skala prioritas pembangunan dalam bidang ekonomi akibat covid
19 dikarenakan anggotanya adalah pelaku UMKM.
“Pada era
Industri 4.0, inovasi koperasi dalam bidang digitalisasi pelayanan anggota dan
akses pasar sangat mutlak diperlukan sehingga bisnis lebih efisien dan
kelembagaan yang tertata,” ucapnya.
Diharapkan
Sutrisno, dengan adanya peninjauan dari Kementerian Koperasi dan UMKM akan
menjadi enersi baru bagi para pedagang di tengah pandemic Covid 19.
Sutrisno
menandaskan, bahwa Primkopti Salatiga telah bersepakat dengan para pedagang
untuk bersama-sama membangun perekonomian Kota Salatiga melalui sector Pasar
Blauran. Dirincikan Sutrisno, pengelolaan pasar Baluran menlingkupi retribusi, parkir,
dan pengelolaan pedagang.
“Kami
berusaha menjalin Kerjasama dengan beberapa pihak dalam mencari barang
dagangannya, sehingga ke depan pedagang mendapatkan barang dagangan yang murah
dari sebelumnya,” tandas Sutrisno.
Lebih
lanjut, dijelaskan Sutrisno Primpkopti akan terus meningkatkan pelayanan kepada
seluruh anggotanya.
“Seperti menjual minyak goreng dan lainnya yang
menjadi kebutuhan anggota pasar,” pungkasnya.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar