Pemdes Butuh Tengaran Produksi 10 Ribu Masker - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


11 Mei 2020

Pemdes Butuh Tengaran Produksi 10 Ribu Masker

KAB SEMARANG, suarakpk.com – Dalam upaya mencegah penyebaran virus Covid 19, Pemerintah Desa Butuh, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, meluncurkan program padat karya masyarakat, dimana program tersebut, pemerintag desa mengajak warga masyarakat secara bersama memproduksi 10 ribu masker di rumah masing-masing.
Kepala Desa Butuh, Andi suseno S, E, menuturkan, berkaitan dengan tanggap darurat, dirinya bersama perangkat desa telah melakukan beberapa langkah yang sesuai anjuran pemerintah pusat atau propinsi yang melalui kecamatan.
“Yang pertama berkaitan dengan tanggap Covid 19 adalah tanggap darurat itu sendiri, terutama berkaitan dengan sosialisasi, kemudian berkaitan juga dengan bagaimana kita melindungi masyarakat, salah satunya kita secara mandiri membuat salah satu Alat Pelindung Diri (APD) yaitu masker,” tutur Andi kepada media saat di temui, di ruang kerjanya beberapa waktu lalu, kamis (23/4).
Jadi, lanjut Andi, Desanya memproduksi sendiri dan hasil produksi itu dengan sistem padat karya karena memang mempekerjakan warga desa yang saat ini terdampak covid 19.
“Kita ada beberapa penjahit yang kita fungsikan untuk bisa memproduksi masker sendiri dan di bagikan ke masyarakat secara geratis dan ini yang berkaitan dengan APD,” ujarnya.
Selain itu juga berkaitan dengan pemudik maupun pendatang dalam artian dari luar kota, Andi mengaku Pemerintah Desa Butuh telah menyiapkan rumah isolasi atau karantina yang ada di gedung di desa butuh.
“Yang sudah siap menampung warga yang mudik atau warga yang dari luar daerah, yang masuk ke desa kami, kami isolasi selama empat belas hari, kemudian berkaitan dengan tanggap darurat covid 19,” ucapnya.
Sementara tentang warganya yang terdampak Covid 19 mengalami PHK, Andi mengatakan, bahwa  sampai saat ini memang ada beberapa warganya yang terdampak PHK.
“Kami sudah mendata dan kami sama seperti desa desa yang lain dan kami akan melakukan satu tindakan salah satunya iyalah dengan program Bantuan Langsung Tunai (BLT), walaupun jumlahnya sangat terbatas sesuai dengan pendapatan Dana Desa (DD),” ungkapnya.
Dijelaskan Andi, bahwa Desanya mendapatkan Dana Desa kurang dari 800 juta, sehingga, Pemerintah Desa hanya sanggup menyediakan sebesar 25% dari Dana Desa.
“Kurang lebih hanya bisa mencukupi kebutuhan warga sekitar 134 jiwa itu yang BLT Dana Desa,” jelasnya.
Lebih lanjut Andi mengungkapkan, bahwa bansos provinsi atau kabupaten dapat membantu warga masyarakat yang betul betul terdampak.
“Bersama dengan Satgas, RT, RW,  kita juga sudah mendata dan data itu kita kirim ke dinas sosial melalui kecamatan tengaran, jadi saat ini kami betul betul berusaha semaksimal mungkin bagaimana kita bisa melindungi warga kami,” ungkapnya.
Andi berpesan agar masyarakat mematuhi anjuran pemerintah yang standar  dari WHO,  untuk mengurangi aktivitas di luar rumah atau selalu memakai masker.
“Kami sudah mencukupi masker agar selalu di pakai, dan doa kami dengan ikhtiar ini semoga warga kami benar benar terhindar dari virus covid 19,” pungkasnya. (mujib red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komedi