Gorontalo Mineral Siap Berproduksi Mulai Semester Ke Dua Tahun 2021 - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


30 Maret 2019

Gorontalo Mineral Siap Berproduksi Mulai Semester Ke Dua Tahun 2021


GORONTALO, suarakpk.com - PT. Gorontalo Mineral (GM) dikabarkan akan mulai beroperasi pada semester ke dua tahun 2021 di karenakan GM sudah mengantongi izin Konstruksi dan Produksi dari Kementrian Energi Sumber Daya Mineral untuk mengembangkan tambang tembaga dan emas di Gorontalo.

GM yang merupakan anak perusahaan dari PT. Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) itu diberikan izin dengan tiga tahun pertama untuk membangun infrastruktur dan fasilitas pemrosessan di sekitar tambang, dilansir dari media IDNFinancials.com.  Dengan izin tersebut dikabarkan selama 30 tahun GM akan beroperasi di Gorontalo terhitung sejak semester ke dua tahun 2021 sampai dengan tahun 2052.

"Ini adalah prestasi positif lain dari BRMS. Awalnya, GM diharapkan memulai produksi pada semester kedua 2021 dengan laju 1 juta ton bijih per tahun,”kata Direktur BRMS dan COO Suseno Kramadibrata dalam siaran pers yang kami kutip dari IDNFinancials.com.

Akan tetapi para pengamat perusahan dan investasi di Gorontalo angkat bicara dengan mempertanyakan sustainablenya BRMS yang hampir "collapse" tetapi malahan memperoleh izin produksi dari Kementrian. Melalui tulisan, Uci Hiola yang merupakan salah satu Kepala Galeri Investasi BEI yang ada di Gorontalo mengkritik GM dengan artikelnya yang berjudul "Gorontalo Mineral, Anugrah atau Petaka".

"Sebenarnya tulisan saya biasa-biasa aja, karena saya melihat dari sisi perusahaannya. GM itu 80% sahamnya dimiliki BRMS sementara kita sendiri pamahi saat ini BRMS tidak sedang baik-baik saja namun GM malah memperoleh izin produksi tambang emas di Gorontalo," tutur Uci Hiola.

Artikel Uci tersebut seketika langsung viral di media sosial (facebook). Pro dan kontra terhadap GM kembali hangat dengan komentar dari beberapa kalangan masyarakat Gorontalo baik mahasiswa, elit politik dan para aktivis lingkungan mulai melirik kembali persoalan GM tersebut.

Uci sendri, saat di temui pada salah satu warkop di Kota Gorontalo, kemarin Jum'at (29/03) membenarkan hal itu. Bahkan KPK-pun dikabarkan sempat menghubungi dirinya terkait artikel kritikan terkait pengoperasian GM di Gorontalo.

"Dari tulisan itu ternyata banyak yang tertarik ngajak ketemuan baik kalangan masyarakat maupun aktivis lingkungan. Bahkan KPK sudah menghubungi saya, dan sedikit meminta keterangan dari artikel itu," beber Uci.

Lanjut, kepada awak media kami Uci Hiola mengaku tidak tahu-menahu polemik GM selama ini di Gorontalo. Karena berdasarkan informasi yang di rangkum oleh wartawan kami bahwa persoalan GM memang beberapa tahun kemarin sempat hangat diperbincangkan namun redup dengan sendirinya. Namun melalui artikel Uci tersebut polemik GM kembali menghangatkan nuansa warung kopi di Gorontalo.

"Saya tidak tau polemik GM yang sebenarnya di Gorontalo, namun jika diminta berdiskusi saya siap," pungkas Uci Hiola. (BKU)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar