Perhutani Randublatung Blora Ajak Pesanggem Jaga Tanaman dan Kelestarian Hutan - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


Penghargaan dari Kedubes Maroko


 

12 September 2026

Perhutani Randublatung Blora Ajak Pesanggem Jaga Tanaman dan Kelestarian Hutan


BLORA ,suarakpk.com - Perum Perhutani KPH Randublatung melalui BKPH Kemadoh menggelar sosialisasi kepada para pesanggem Petak 5d-1 RPH Singget. Kegiatan yang berlangsung Jumat, (11/09/2026) di Kemadoh ini membahas tanaman, agroforestry, serta keamanan dan kelestarian hutan.


Sosialisasi dihadiri Asper KBKPH Kemadoh Pariyono, Babinsa Jati Rohman, Bhabinkamtibmas Jati Suyoto, Ketua LMDH Jati Mulyo Jayat, KRPH Singget, Mandor Tanam, dan para pesanggem.


Dalam arahannya, Asper KBKPH Kemadoh Pariyono menekankan keberhasilan tanaman menjadi tanggung jawab bersama, khususnya para pesanggem pengelola lahan.


“Tanaman harus jadi. Pesanggem harus ikut bertanggung jawab menjadikan hutan. Hutan adalah untuk masa depan anak cucu kita,” ujarnya.


Ia menjelaskan kegiatan penanaman dilakukan dengan sistem borong. Seluruh pekerjaan menjadi tanggung jawab pemborong, dalam hal ini LMDH Jati Mulyo, sesuai ketentuan yang berlaku.


Jaga Hutan dan Penuhi Kewajiban


Pada bidang keamanan hutan, Pariyono mengingatkan pesanggem agar tidak melakukan tindakan yang merusak kawasan. Menurutnya, hutan yang lestari penting untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan mencegah bencana seperti angin kencang dan banjir.


Selain itu, para pesanggem juga diwajibkan memenuhi pembayaran sharing bagi hasil dari kegiatan agroforestry sesuai aturan.


Babinsa Jati Rohman mengajak masyarakat tidak melakukan pembakaran di kawasan hutan yang dapat memicu kebakaran dan merusak lingkungan.


Sementara Bhabinkamtibmas Jati Suyoto menyampaikan hutan memiliki fungsi penting dalam mencegah bencana alam. 


“Kelestarian hutan harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.


Sinergi Wujudkan Hutan Lestari


Ketua LMDH Jati Mulyo Jayat mengajak seluruh pesanggem merawat tanaman agar tumbuh baik.


“Mari kita bersama-sama menjadikan tanaman supaya kelak hidup dan menjadi hutan seperti zaman dahulu,” ungkapnya.


Melalui sosialisasi ini diharapkan terjalin sinergi antara Perhutani, LMDH, aparat kewilayahan, dan pesanggem. Tujuannya agar tanaman berhasil, agroforestry berkembang, dan hutan tetap aman serta lestari.

(Dwi/red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HUT SUARAKPK Ke 9 (2018)