25 Siswa MI/RA As-Sholih Tumbang Usai Santap MBG, Polisi Dalami SPPG Lugosobo - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


Penghargaan dari Kedubes Maroko


 

30 September 2026

25 Siswa MI/RA As-Sholih Tumbang Usai Santap MBG, Polisi Dalami SPPG Lugosobo


  1


PURWOREJO, media, suarakpk.com-Sebanyak 25 siswa MI/RA As-Sholih, Desa Penungkulan, Kecamatan Gebang, Purworejo, mengalami mual, muntah, pusing hingga diare setelah mengonsumsi makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.


Peristiwa tersebut kini didalami Polsek Gebang. Polisi telah memanggil Kepala SPPG dan ahli gizi untuk menelusuri rangkaian kejadian serta kemungkinan penyebab munculnya keluhan kesehatan para siswa.


Kapolsek Gebang AKP Sumarno, S.H., membenarkan kejadian tersebut.


“Benar ada kejadian,” ujar Sumarno saat dikonfirmasi.


Menurutnya, pemanggilan Kepala SPPG dan ahli gizi dilakukan berdasarkan laporan dari Puskesmas. Hingga kini, pemeriksaan masih berlangsung dan belum menghasilkan kesimpulan mengenai penyebab keluhan kesehatan tersebut.


SPPG Lugosobo 1 Masuk Sorotan


Makanan MBG yang dikonsumsi para siswa berasal dari SPPG Lugosobo 1, di bawah naungan Yayasan Edukasi Anak Bangsa II Semarang.


Akuntan SPPG, Sri Kurnianingsih, menyebut SPPG Lugosobo 1 melayani sekitar 1.786 penerima manfaat.


Menu yang dibagikan pada hari kejadian terdiri atas nasi, telur katsu, tempe tepung, jagung dan susu kotak kemasan.


Sementara itu, Kepala SPPG Lugosobo 1, Lutfi, dan ahli gizi disebut belum dapat dikonfirmasi saat dilakukan upaya konfirmasi di lokasi.


Sampel Makanan Diuji Laboratorium


Lurah Lugosobo, Ferry Setiawan, menyampaikan bahwa sampel makanan telah diambil untuk pemeriksaan laboratorium.


Hasil uji laboratorium nantinya menjadi salah satu dasar untuk mengetahui apakah keluhan kesehatan para siswa memiliki keterkaitan dengan makanan MBG yang dikonsumsi.


Karena itu, kejadian tersebut belum dapat disimpulkan sebagai keracunan makanan maupun dikaitkan dengan kesalahan pihak tertentu sebelum hasil pemeriksaan medis dan laboratorium tersedia.


Status SPPG Perlu Diperjelas


Status operasional SPPG Lugosobo 1 juga menjadi perhatian setelah munculnya kejadian tersebut.


Informasi lapangan yang menyebut belum ada tindakan *suspend.*


informasi tersebut perlu diklarifikasi secara resmi oleh pihak berwenang, terutama menyangkut kepastian keamanan pangan bagi ribuan penerima manfaat lainnya.



Kini, hasil uji laboratorium dan pendalaman kepolisian menjadi penentu untuk menjawab penyebab munculnya keluhan kesehatan pada 25 siswa tersebut.


Publik menunggu kepastian: apakah keluhan kesehatan para siswa berkaitan dengan makanan MBG yang mereka konsumsi?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HUT SUARAKPK Ke 9 (2018)