Blora,suarakpk.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung turut memeriahkan Karnaval Tingkat Kecamatan Randublatung yang digelar pada Sabtu (22/08/2026). Mengusung tema “Hutan Lestari”, keikutsertaan KPH Randublatung menjadi sarana untuk mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian hutan dan lingkungan.
Karnaval berlangsung meriah dengan melibatkan berbagai unsur pemerintahan, lembaga pendidikan, serta masyarakat dari seluruh wilayah Kecamatan Randublatung. Kegiatan tersebut dihadiri Camat Randublatung Tarkun beserta jajaran Forkopimcam, Administratur Perum Perhutani KPH Randublatung Rovi Tri Kuncoro beserta jajaran manajemen, para kepala desa dan lurah, kepala sekolah tingkat SD sederajat, SMP sederajat, dan SMA sederajat, serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, KPH Randublatung menampilkan berbagai kreativitas dengan mengangkat tema “Hutan Lestari”. Tema ini sekaligus menjadi pesan edukatif mengenai pentingnya menjaga keberadaan dan kelestarian hutan sebagai bagian penting dari kehidupan masyarakat.
Hutan tidak hanya berfungsi sebagai sumber daya alam, tetapi juga memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan lingkungan, mempertahankan ketersediaan air, mencegah erosi dan banjir, serta mendukung kehidupan dan perekonomian masyarakat di sekitar kawasan hutan.
Administratur KPH Randublatung, Rovi Tri Kuncoro, mengatakan bahwa keikutsertaan Perhutani dalam karnaval merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan masyarakat sekaligus menjadi media edukasi untuk menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga kelestarian hutan.
> “Melalui tema Hutan Lestari, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memiliki kepedulian terhadap hutan. Hutan adalah aset bersama yang manfaatnya sangat besar bagi kehidupan, sehingga kelestariannya menjadi tanggung jawab kita semua,” ujar Rovi.
Menurut Rovi, upaya menjaga kelestarian hutan tidak dapat dilakukan oleh Perhutani seorang diri. Diperlukan sinergi dan partisipasi dari seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah desa, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, hingga masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan.
> “Perhutani akan terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, pesan tentang pentingnya menjaga hutan dapat semakin dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda,” tambahnya.
Lebih lanjut, Rovi menyampaikan bahwa semangat “Hutan Lestari, Masyarakat Sejahtera” perlu terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat dapat berperan aktif dengan tidak melakukan tindakan yang merusak hutan, menjaga kebersihan lingkungan, mencegah kebakaran hutan dan lahan, serta turut menjaga keamanan kawasan hutan.
Karnaval Kecamatan Randublatung berlangsung semarak dengan menampilkan beragam kreasi dan atraksi dari para peserta. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, persatuan, dan semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat Kecamatan Randublatung.
Melalui partisipasinya dalam kegiatan tersebut, KPH Randublatung berharap semangat menjaga kelestarian hutan dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari budaya masyarakat. Dengan demikian, hutan dapat tetap memberikan manfaat bagi generasi saat ini sekaligus terjaga untuk generasi yang akan datang.(Dwi /red)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar