Hotman Paris Ajak Prabowo dan Konglomerat Bantu Biaya Pengobatan Korban Penyekapan di Bandung - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


Penghargaan dari Kedubes Maroko


 

25 Juni 2026

Hotman Paris Ajak Prabowo dan Konglomerat Bantu Biaya Pengobatan Korban Penyekapan di Bandung

Jakarta,suarakpk.com – Pengacara Hotman Paris Hutapea mengajak Presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, Prajogo Pangestu, serta sejumlah pengusaha besar Indonesia untuk ikut membantu biaya pengobatan YTR, korban dugaan penyekapan dan penyiksaan yang terjadi selama bertahun-tahun di Bandung.


Ajakan tersebut disampaikan Hotman setelah melihat langsung kondisi korban melalui sambungan video dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Ia mengaku sangat prihatin dengan kondisi fisik korban yang mengalami luka berat dan membutuhkan perawatan medis jangka panjang.


Menurut Hotman, keluarga korban berasal dari kalangan sederhana sehingga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk membiayai proses pemulihan dan rehabilitasi.


"Saya mengajak para pengusaha besar, pejabat, dan masyarakat yang mampu untuk ikut membantu. Korban membutuhkan dukungan nyata agar bisa pulih dan melanjutkan hidupnya," ujar Hotman melalui unggahan di media sosial.


Dalam ajakannya, Hotman juga meminta Presiden Prabowo Subianto dan Hashim Djojohadikusumo untuk menyisihkan bantuan dana bagi korban. Selain itu, ia berharap anggota DPR dan DPRD turut berpartisipasi dalam gerakan kemanusiaan tersebut.


Sementara itu, Hotman mengungkapkan bahwa salah satu kliennya, pendiri Mayapada Group, Dato Sri Tahir, telah lebih dahulu memberikan donasi sebesar Rp500 juta untuk membantu biaya pengobatan korban. Dana tersebut telah dititipkan kepada Hotman dan akan diserahkan langsung kepada pihak korban.


Kasus yang menimpa YTR sendiri menjadi sorotan publik setelah terungkap dugaan penyekapan dan penyiksaan yang berlangsung selama sekitar tiga tahun. Korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSHS Bandung akibat berbagai luka serius yang dideritanya.


Selain menggalang bantuan dana, Hotman juga mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus tersebut, termasuk memeriksa pihak-pihak yang diduga mengetahui atau membiarkan penyiksaan berlangsung dalam waktu lama.

Ajakan Hotman Paris langsung mendapat respons luas dari masyarakat. Di media sosial, banyak warganet menyatakan dukungannya terhadap gerakan solidaritas tersebut dan berharap korban memperoleh perawatan terbaik serta keadilan hukum yang setimpal.


Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial terhadap korban kekerasan, sekaligus dorongan agar proses hukum berjalan transparan dan memberikan perlindungan maksimal kepada korban.

( Redaksi: suarakpk/ Endar W)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HUT SUARAKPK Ke 9 (2018)