KAB.SEMARANG,suarakpk.com - Sebagai langkah nyata mengantisipasi ancaman gagal panen Pemerintah Desa Gunung Tumpeng, Kecamatan Suruh bersama Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Dinas Pertanian Kecamatan Suruh
bergerak cepat melakukan langkah preventif untuk menjaga produktivitas padi dengan menggelar aksi penyemprotan pestisida untuk membasmi hama wereng yang mulai meresahkan petani, Rabu (10/6).
Kegiatan yang dipusatkan di hamparan sawah milik petani ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Gunung Tumpeng Sutriyono bersama petugas koordinator BPP Suruh Aji Prasetyo didampingi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Dinas Pertanian Kecamatan Suruh Ngatimin.
Langkah ini diambil menyusul adanya laporan pemantauan lapangan yang menunjukkan peningkatan populasi hama wereng di beberapa titik produktif.
"Kita tidak ingin petani kami merugi, penyemprotan ini adalah bentuk hadirnya pemerintah untuk mengamankan stok pangan daerah dan memastikan masa panen kali ini berjalan maksimal tanpa gangguan hama," ujar Sutriyono.
Selain melakukan penyemprotan, BPP Dinas Pertanian Suruh juga memberikan edukasi kepada para petani mengenai pentingnya pola tanam serentak dan penggunaan pestisida yang tepat dosis.
Hama wereng dikenal memiliki daya rusak yang cepat, sehingga deteksi dini dan penanganan kolektif menjadi kunci utama.
“ Dengan adanya bantuan pestisida dan pendampingan teknis dari Dinas Pertanian Kecamatan Suruh kita berharap resiko kerusakan padi di Desa Gunung Tumpeng dapat ditekan seminimal mungkin sebelum memasuki fase panen raya, “ harap Sutriyono.
Sementara itu, petugas koordianator BPP Suruh Aji Prasetyo didampingi petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Dinas Pertanian Kecamatan Suruh Ngatimin, menjelaskan bahwa penyemprotan yang dilakukan adalah di persemaian, dimana ini merupakan pengendalian dini dalam memberantas hama khususnya wereng.
“Sekarang kita melakukan penyemprotan pestisida pada benih di persawahan petani Desa Gunung Tumpeng dengan luas sawahnya 100 Ha, adapun benih yang ditanam petani rata- rata adalah jenis Inpari 32, dan Penyemprotan pestisida ini dilakukan pada benih padi yang berusia 15 - 20 hari, “ ujar Aji
Sementara itu Camat Suruh Vega Lazuardi, S.STP, M.M, berharap, untuk mencegah meluasnya serangan hama wereng batang cokelat (WBC) yang dapat menurunkan produktivitas tanaman padi petani di wilayahnya, diharapkan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) melaksanakan Gerakan Pengendalian (Gerdal) secara terpadu.
Kegiatan Gerdal ini merupakan langkah nyata dalam pengendalian populasi WBC di lapangan melalui penyemprotan pestisida, serta sebagai bentuk peningkatan kewaspadaan dan kesiap siagaan petani terhadap ancaman hama.
Pelaksanaan Gerdal diharap dilakukan secara intensif setelah selesai masa tanam, upaya ini pemantauan rutin populasi hama serta intensifikasi komunikasi antara petani dan petugas lapangan guna memastikan pengendalian dilakukan tepat waktu dan sasaran.
Dengan keterlibatan aktif seluruh pihak, diharapkan serangan wereng dapat ditekan, sehingga ketahanan tanaman padi di wilayah Kecamatan Suruh tetap terjaga dan target produksi pangan daerah dapat tercapai, tandas Camat Vega. (Mujib/Eddy).



Tidak ada komentar:
Posting Komentar