Saka Wanabakti Praktek Penanaman
Di RPH Bodeh BKPH Beran KPH Randublatung
Blora,suarakpk.com - KPH Randublatung bersama Saka Wanabakti adakan kegiatan Praktek Tanaman di petak 80 masuk RPH Bodeh BKPH Beran. Minggu (24/05/2026).
Saka Wanabakti KPH Randublatung adakan Kegiatan praktek Tanaman pada hari Minggu tanggal 24 Mei 2026 di petak 80 RPH Bodeh BKPH Beran, hadir pada kesempatan tersebut Asper KBKPH Beran Kak Muslim, KSS Kompers Kak Junaidi, KRPH Bodeh Kak Sugiyarto beserta mandor Tanam Gunawan, Pamong Saka Kak Alex NH serta adik - adik Saka Wanabakti kurang 9 orang.
Administratur KPH Randublatung Rovi Tri Kuncoro melalui Asper BKPH Beran Kak Muslim menyampaikan Selamat datang untuk Adik – adik Paramuka Saka Wanabakti Alhamdulillah adik - adik Saka Wanabakti Pangkalan Khusus KPH Randublatung pada hari ini bisa mengikuti kegiatan praktek Tanaman di pertak 80 RPH Bodeh BKPH Beran. Pada kesempatan ini akan kami kenalkan dengan kegiatan penanaman, perlu adik - adik ketahui bahwa kegiatan penanaman ini bukan sekadar menanam bibit pohon, tetapi juga menanam rasa tanggung jawab, kepedulian, dan cinta terhadap hutan serta lingkungan hidup. Hutan memiliki peranan penting bagi kehidupan manusia, mulai dari menjaga sumber air, mencegah erosi, menghasilkan oksigen, hingga menjadi habitat berbagai makhluk hidup. Saya juga mengapresiasi semangat dan kekompakan seluruh peserta dalam mengikuti kegiatan ini. Semoga semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari. Terang Muslim
Muslim juga menambahkan melalui kegiatan ini saya berharap adik-adik Saka Wanabakti dapat menjadi generasi pelopor dalam menjaga kelestarian hutan. Jangan berhenti hanya pada kegiatan seremonial penanaman, tetapi mari bersama-sama menjaga dan merawat tanaman yang sudah ditanam agar dapat tumbuh dengan baik dan memberi manfaat bagi masyarakat di masa mendatang. Tambahnya
Kak Junaidi KSS Hukum Kepatuhan Agraria dan komunikasi Perusahaan sebagai Sekretaris Pin Saka mengingatkan agar di perhatikan apa yang disampaikan kak sugiyarto nanti. Hal ini untuk menambah pengalaman dan ilmu pengetahuan di luar kegiatan sekolah. Ini juga merupakan bentuk kepedulian juga dari adik - adik Saka Wanabakti terhadap Sumber Daya Alam agar tetap terjaga dan lestari dan selalu saya ingatkan jadilah generasi yang cinta lingkungan, cinta hutan dan cinta terhadap alam untuk keberlangsungan kehidupan. Tambahnya
Dalam Kegiatan tersebut Kak Sugiyarto menjelaskan bahwa kegiatan penanaman tidak hanya sekadar menanam bibit pohon, tetapi diawali dengan berbagai tahapan teknis yang bertujuan agar pelaksanaan penanaman berjalan tertib, terarah, dan memperoleh hasil yang optimal. Tahapan pertama yang dilakukan adalah orientasi lapangan. Pada tahap ini peserta dikenalkan dengan kondisi lokasi penanaman, batas-batas petak, akses menuju lokasi, serta kondisi tanah dan lingkungan sekitar. Melalui orientasi lapangan tersebut, peserta diharapkan memahami medan kerja sekaligus mengetahui tata cara pelaksanaan kegiatan kehutanan di lapangan. Terang kak sugiyarto
Selanjutnya dilakukan pemancangan pal batas sebagai penanda wilayah kerja penanaman. Kegiatan ini penting untuk memastikan area penanaman sesuai dengan rencana dan tidak melampaui batas yang telah ditentukan. Setelah itu dilanjutkan dengan pembuatan jalan pemeriksaan yang berfungsi sebagai jalur kontrol dan akses pemantauan tanaman di kemudian hari. Jalan pemeriksaan juga memudahkan petugas dalam melakukan pengawasan dan pemeliharaan tanaman.
Tahapan berikutnya adalah pemasangan acir tanaman atau penentuan titik tanam. Pada kegiatan ini peserta belajar menentukan jarak tanam yang sesuai agar pertumbuhan tanaman nantinya dapat optimal. Setelah pemasangan acir selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembuatan lubang tanam yang disesuaikan dengan ukuran bibit dan kondisi tanah di lokasi penanaman. Terangnya
Tidak hanya itu, Kak Sugiyarto juga menjelaskan pentingnya pemberian pupuk kandang sebelum bibit ditanam. Menurutnya, pupuk kandang berfungsi untuk menambah unsur hara tanah sehingga dapat membantu pertumbuhan awal tanaman agar lebih baik dan sehat. Para peserta tampak aktif mengikuti setiap penjelasan dan praktik yang diberikan di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, Kak Sugiyarto menyampaikan bahwa pelaksanaan penanaman direncanakan berlangsung pada musim penghujan, yakni sekitar bulan November hingga Desember. Waktu tersebut dipilih karena kondisi tanah memiliki cukup kandungan air sehingga sangat mendukung pertumbuhan bibit yang baru ditanam. Dengan curah hujan yang cukup, diharapkan tingkat keberhasilan tanaman dapat lebih tinggi. Jelasnya
Melalui kegiatan tersebut, KBKPH Beran berharap sinergi antara Perhutani dan Pramuka Saka Wanabakti dapat terus terjalin dengan baik dalam mendukung upaya pelestarian hutan dan penghijauan lingkungan secara berkelanjutan.
Sementara itu, dari ketua Dewan Saka, Dik Kayla menyampaikan. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Kakak - Kakak dari BKPH Beran yang sudah membantu adik - adik dalam kegiatan ini. Semoga adik - adik lebih bertambah wawasan serta ilmu pengetahuannya, bagaimana cara menanam jati dan tanaman lainnya. Ini merupakan pengalaman yang berharga sebagai bekal di kemudian hari. Ungkap kayla.(Dwi/red)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar