Tuntang, suarakpk.com – Kebakaran hebat melanda gedung gudang kasur bekas Asrama Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang berada di Desa Tuntang, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Sabtu (10/1/2025) petang.
Api dengan cepat membesar lantaran material di dalam gedung didominasi kasur, busa, dan perabotan mudah terbakar.
Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini mengakibatkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Sejumlah unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) dikerahkan ke lokasi kejadian. Tak hanya dari Kabupaten Semarang, bantuan pemadaman juga datang dari Damkar Kota Salatiga untuk menjinakkan kobaran api yang sempat membumbung tinggi disertai asap tebal.
Kasi Damkar Kabupaten Semarang, Hisyam Alwi, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga yang melihat kepulan asap pekat keluar dari dalam gudang kasur.
“Saksi warga sekitar melihat asap tebal berasal dari gudang tersebut, kemudian segera menghubungi petugas Damkar untuk melaporkan kejadian,” ujar Hisyam Alwi .
Puluhan personel gabungan diterjunkan ke lokasi, terdiri dari Pos Damkar Bringin, Pos Damkar Ambarawa, Pos Damkar Getasan, Pos Damkar Tengaran, Pos Terpadu Bawen, Damkar Kota Salatiga, BPBD Kabupaten Semarang, unsur TNI, Polri, relawan, serta warga setempat.
Proses pemadaman berlangsung cukup lama akibat banyaknya bahan mudah terbakar di dalam gedung.
Sementara itu, Kapolres Semarang melalui Kapolsek Tuntang AKP Pri Handayani, S.H., saat dikonfirmasi Minggu (10/1/2026), menyampaikan bahwa pemilik gudang kasur bernama Riyanto (51), warga Cikal, RT 04 RW III, Desa Tuntang, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mengalami kerugian materiil sekitar Rp50 juta.
AKP Pri Handayani menjelaskan kronologi kejadian berdasarkan keterangan dua saksi mata, yakni M. Safril Alam (30), seorang perangkat desa, dan Multazam (32), buruh, yang keduanya merupakan warga Gading, RT 01 RW II, Desa Tuntang.
“Sekitar pukul 16.00 WIB, saksi berada di belakang gudang. Tiba-tiba melihat asap keluar dari dalam gudang kasur dan tempat tidur milik korban. Saat dicek, gudang sudah dalam kondisi terbakar,” jelasnya.
Kedua saksi kemudian segera menghubungi petugas Damkar Kabupaten Semarang. Setelah beberapa jam upaya pemadaman dilakukan, api akhirnya berhasil dipadamkan dan tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Hingga saat ini, pihak Polres Semarang dan Polsek Tuntang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
( Endar W)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar