Menurut keterangan dari orang tua korban A.A Purba menjelaskan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.15 Wib saat anaknya (korban) berangkat kesekolah.
" Setengah perjalanan seseorang menumpang dan sekitar lima puluh meter perjalanan, penumpang tersebut minta berhenti dengan alasan seorang temannya ingin ikut," katanya.
Lebih lanjut dijelaskannya, setelah berjalan, penumpang tersebut mengarahkan untuk jalan pintas perkebunan sawit menuju kesekolah , dan berjarak seratus meter dari persimpangan jalan, penumpang tersebut menodongkan senjata tajam berupa pisau kepada korban.
“Turun kau, jikalau tidak nyawamu melayang, sambil menodongkan pisau di lehernya,” kata A.A Purba menirukan kata anaknya.
Adanya kejadian tersebut anaknya merasa ketakutan dan hingga sampai saat ini masih trauma dengan peristiwa itu.
“Kita sudah buat laporan dan bersama personil Polsek Indrapura turut cek lokasi serta memeriksa kamera CCtv yang ada disekitar TKP ,”kata orang tua korban A.A Purba.
Kepada wartawan, Kapolsek Indrapura, AKP Jonni HD, membenarkan peristiwa tersebut dan mengatakan personil lagi cek TKP.
(Amy)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar