Tanggap Aspirasi, Anggota DPRD DIY Retno Sudiyanti SH Ajak Diskusi dan Ngopi Bareng Pendamping Sebaya Bagi ODHIV - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


Penghargaan dari Kedubes Maroko


 

15 November 2022

Tanggap Aspirasi, Anggota DPRD DIY Retno Sudiyanti SH Ajak Diskusi dan Ngopi Bareng Pendamping Sebaya Bagi ODHIV

SLEMAN, suarakpk.com  -Anggota Komisi A DPRD 1 DIY yang juga merupakan ketua Pansus  Penanggulangan HIV Retno Sudiyanto SH menggelar acara diskusi bersama orang dengan HIV serta Pendamping Sebaya bagi ODHIV yang ada di wilayah Yogyakarta, untuk menciptakan rasa nyaman dan suasana hangat, acara tersebut dikemas dengan Ngopi Bareng di NOX COFFE BOUTIQUE Jalan Kaliurang KM.5 No.53 Caturtunggal Kapanewon Depok Sleman. Minggu (13/11/2022)

Dalam paparannya, Retno  menuturkan kepada seluruh yang hadir bahwa dirinya selaku Ketua Pansus HIV di DPRD DIY, ingin menyerap langsung aspirasi ataupun keluhan langsung kepada para ODHIV terkait peran pemerintah dalam membantu mereka menjalani kehidupan bermasyarakat selama ini. Karena selama ini belum ada anggota dewan yang mau mendengar langsung atau berdiskusi secara tatap muka bersama ODHIV dan pendamping sebaya bagi ODHIV yang ada di Yogyakarta. Retno juga menyampaikan jika jumlah ODHIV di DIY ada peningkatan, maka perlu perhatian serius dari pemerintah.

"Saya sebagai ketua pansus HIV di DPRD DIY ingin mendengar langsung keluhan dari temen temen ODHIV, saya berharap dengan bisa berdiskusi langsung semua aspirasi mereka bisa kami tampung dan kami sampaikan dalam rapat pansus nanti, karena jumlah ODHIV di DIY meningkat, karena itu butuh perhatian serius dari pemerintah untuk mencegahnya", tutur Retno.

Lebih lanjut  Retno berharap ada perwakilan dari ODHIV dan Pendamping sebaya bagi ODHIV serta LSM peduli HIV yang ikut dalam rapat pansus nanti, dengan tujuan semua aspirasi mereka bisa didengar oleh seluruh anggota pansus serta pihak pihak terkait, agar nanti bisa mengisi point point pokok dalam perda terkait penanganan HIV di DIY. Retno juga akan memperjuangkan dengan maksimal pos pos dana untuk membantu atau mensuport kegiatan kegiatan bagi para ODHIV, tentunya dengan Perda disahkan nanti bisa mengakses Danais (dana keistimewaan) dengan maksimal untuk penanganan HIV di seluruh DIY.

"Kami berharap ada perwakilan temen temen ODHIV serta Pendamping sebaya bagi ODHIV untuk bisa ikut dalam rapat pansus, supaya keluhan atau aspirasi mereka bisa didengar langsung oleh anggota pansus serta pihak pihak terkait, dengan begitu point point dalam perda nanti bisa mengakomodir secara maksimal aspirasi temen temen ODHIV, selanjutnya kami juga akan memperjuangkan nasib temen temen ODHIV di wilayah DIY untuk bisa mendapatkan anggaran maksimal dari dana keistimewaan", jelas  Retno lagi.

Pantauan suarakpk.com dilokasi, acara yang dimulai sekira Pukul 16.00 WIB tersebut, selain diikuti oleh temen temen pengidap HIV juga dihadiri dari unsur relawan, diantaranya dari Konsil LSM Indonesia yang sedang mendorong kerja kolaborasi antara pemerintah daerah dengan OMS HIV dalam penanggulangan HIV AIDS di 8 kota (Medan, Bandung, Jakarta, Yogya, Semarang, Surabaya, Denpasar dan Makasar) di Indonesia, Wiwit selaku Program Manager Kansil LSM Indonesia dalam kesempatan tersebut menekankan terkait peran penting KPA (Komisi Penanggulangan Aids) dalam fungsi koordinasi penanggulangan HIV AIDS di DIY dan bisa menggandeng LSM maupun Ormas yang peduli dengan isu HIV untuk bekerja bersama.

"Kami berharap KPA berperan sebagai koordinator, yang bisa merangkul berbagai pihak, baik itu para pendamping sebaya, LSM maupun ormas yang selalu aktif peduli dengan nasib temen temen ODHIV, namun tentunya KPA bisa merangkul dan terus berkoordinasi sehingga terkait data ODHIV bisa terpantau serta jumlahnya bisa terdeteksi jelas, dan ini bisa berkaca dari kerja baik KPA Kota Bandung yang telah sukses hingga memiliki CO di masing masing kecamatan", tekan Wiwit.

Aan, salah satu ODHIV saat diwawancarai suarakpk.com disela sela acara mengungkapkan harapannya semoga keluhan dan aspirasi temen temen ODHIV bisa segera terwujud atau terealisasi, Aan juga mengucapkan terimakasih kepada Retno Sudiyanti yang telah mau berbincang langsung dengan teman teman ODHIV dan mendengar langsung aspirasi mereka.

"Terimakasih banyak untuk Ibu Retno yang mau duduk bersama kami, dan mau mendengar langsung keluhan atau aspirasi kami, semoga semua segera terwujud, sehingga kami semua bisa terbantu dengan adanya perhatian dari pemerintah khususnya pemerintah DIY", harap Aan.

Tanya jawab menjadi rangkaian akhir dalam acara ngopi bareng tersebut, sembari para peserta menikmati hidangan yang disajikan oleh NOX COFFE, tampak hangat dan penuh kekeluargaan hingga akhir acara, di tutup dengan foto bersama sebelum para peserta membubarkan diri sekira Pukul 18.30 WIB. (Gianto/red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HUT SUARAKPK Ke 9 (2018)