MUNA BARAT, suarakpk.com -
Terserah orang mau bilang apa tentang DR Bahri. Yang pasti bahwa sejak kehadirannya di Muna Barat, banyak program kerja dan terobosan yang telah dan akan dilakukan.
Misalnya Sail To Indonesia Bakal Parkir di Selat Tiworo. Ini adalah sebuah terobosan baru yang sebelumnya tidak perna terpikirkan untuk memanfaatkan kelebihan potensi wisata daerah.
Dengan komunikasi lintas pusat yang dibangun oleh DR Bahri sehingga daerah pesisir Muna Barat dalam waktu dekat bakal ramai didatangi yacher manca negara dalam agenda Sail To Indonesia.
Juru Bicara Bupati Muna Barat, Muhammad Fajar Fariki menyebut ada beberapa tempat wisata yang bakal dikunjungi para yacher manca negara itu selama empat hari di Muna Barat.
Kemudian pemerintah akan mengenalkan budaya lokal bagi para yacher yang akan berkunjung ke Muna Barat.
"Mulai dari pertunjukan kesenian lokal, beberapa lomba kegiatan. Kesenian ada pohule, perkelahian kuda, ewa Wuna (Silat Muna), Modero, Tari Linda, Tari Ngibi, Silat Manca, Kecapi, Gambus, Grambangan, Gamelan, Tari Bali, Kuda Lumping, dan Seni Tari Bugis. Begitu juga dengan lomba Po Ase, balapan perahu, lomba perahu biduk atau Dayung Sampan, Tarik Tambang Perahu Naga, Lomba Pidato tingkat SMA, Lomba Haji Ali, dan Lomba Egrang,”jelasya.
Iini adalah momentum untuk memperkenalkan dan mempromosikan Muna Barat, baik dalam panggung parawisata nasional maupun Go Internasional.
Sehinnga kita berharap kedepan Muna Barat bisa menjadi daerah tujuan wisata baik domestik maupun internasiona.
"PJ Bupati menyampaikan untuk mensukseskan kegiatan ini. Karena itu beliau berharap. energi kita fokus pada penyelenggaraan kegiatan ini,"ungkapnya.
Karena itu harapan pemerintah adalah agar seluruh elemen dan masyarakat untuk ikut mensukseskan Sail To Indonesia di Muna Barat ini.
"Makanya mulai saat ini marilah kita sama sama peduli dengan kebersihan lingkungan agar wisatawan bisa terkesima dan nyaman, terutama sampah plastik pada lingkungan rumah maupun lingkungan perairan atau pesisir. Ini yang menjadi salah satu fokus perhatian pemerintah kabupaten, kecamatan maupun desa,"pungkasnya. (Udin Yaddi)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar