Forkompinda Serahkan Bantuan Korban Banjir di Kemadoh Desa Jegong - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


Penghargaan dari Kedubes Maroko


 

10 Maret 2022

Forkompinda Serahkan Bantuan Korban Banjir di Kemadoh Desa Jegong


BLORA, suarakpk.com - Kejadian bencana banjir selasa sore (8/3/2022) mengakibatkan pemukiman warga Kemadoh, Desa Jegong, Kecamatan Jati terendam banjir.  


Banjir terjadi akibat dari luapan sungai sekitar Embung Kemadoh, kejadian tersebut mengundang keprihatinan Bupati Blora Arief Rohman.


Pasca kejadian, Rabu sore (9/3/2022) kemarin. Forcompinda  langsung ke rumah warga korban banjir dan cek  lokasi untuk mengecek perkembangan penanganan korban banjir bersama Dandim 0721/Blora, Letkol. Inf. Andy Soelistyo KP, S.Sos., M.Tr (Han).


Turut hadir Kepala Pelaksana BPBD Blora, Kepala Dinas Sosial P3A, Kepala DPUPR, Dinrumkimhub, Bappeda, hingga Baznas Kabupaten Blora. Setibanya di lokasi, Bupati dan Dandim menyempatkan masuk rumah warga yang dekat dengan sungai dan berdialog dengan korban banjir. Memberikan semangat motivasi dan menyalurkan bantuan dari Pemda Blora.


Kepala Desa Jegong Dianto dihadapan  Arief Rohman  menyampaikan bahwa ada 16 KK yang menjadi korban banjir pada Selasa sore hingga petang.


Menurut Dianto," Banjir mulai datang sekitar jam 16:30 WIB sore hari sehingga warga langsung bersiap mengungsi di pemukiman yang lebih tinggi, dan berangsur surut mulai sekira 20:00 WIB. Diperkirakan akibat tingginya curah hujan di hulu sungai sehingga sampai Kemadoh sini meluap," jelasnya.


Kepala Pelaksana BPBD Blora, Slamet Widodo, S.Sos, M.Si., menerangkan ketika mendapatkan laporan adanya banjir, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Kades dan pihak  Kecamatan Jati  untuk menerjunkan petugas ke lokasi bencana.


"Syukur Alhamdulillah banjir tidak berlangsung lama, petugas kita minta langsung melakukan pendataan dan identifikasi kebutuhan para korban bencana sehingga sore ini rebo sore  (kemarin) bantuan bisa disalurkan dan dihadiri langsung oleh Bapak Bupati dan Pak Dandim. Bantuan berupa sembako, sandang, peralatan sekolah, hingga selimut untuk 16 KK," terangnya.


Selain menyerahkan bantuan tersebut, Bupati Arief dan Dandim juga menyerahkan dana sosial dari Baznas Kabupaten Blora.


Arief Rohman,"Kita semua prihatin atas kejadian banjir ini, tidak ada korban jiwa,maupun yang terluka, alhamdulillah sehat semuannya. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat, dan saya minta nanti TNI POLRI, dan petugas BPBD untuk bisa membantu pembersihan sisa sisa banjir," ucapnya .



Tidak hanya menyerahkan bantuan, Bupati,dan rombongan juga melihat kondisi Embung Kemadoh yang sempat meluap dan mengakibatkan banjir dan menggenangi perkampungan warga.


Saat meninjau embung, Bupati Arief Rohman dan Dandim 0721/ Blora, didampingi Kepala Dinas PUPR dan petugas perwakilan BBWS Bengawan Solo selaku pengelola bendungan di Desa kemadoh.


Tampak Bupati berdiskusi di lokasi sekitar pintu air embung bersama Dinas PUPR, dan petugas BBWS Bengawan Solo sambil melihat kondisi embung yang sedimentasi nya sudah tinggi.

 

Tahun 2021, bendungan ini kolam penampungannya juga sudah di keruk dinormalisasi,tapi yang alur sungai nya belum di keruk .


"Ternyata embung yang dibangun tahun 1997 ini sedimentasi atau pendangkalannya sudah banyak. Tolong nanti disampaikan ke Pak Kepala Balai (BBWS Bengawan Solo) agar bisa dikeruk atau normalisasi lagi . Tujuannya agar kapasitas daya tampung bendungan kembali normal dan memperkecil potensi banjir," jelas Arief.


Jika sudah dikeruk dan daya tampung nya normal kembali, Arief Rochman berharap fungsi irigasinya juga bisa dirasakan oleh masyarakat khususnya para petani karena wilayah Kecamatan Jati ini terkenal daerah susah air saat kemarau.


Sementara itu, Dandim Andy Soelistyo meminta agar Babinsa bisa ikut memantau debit air bendungan  ketika hujan deras tiba dan membantu proses buka tutup pintu air bendungan .


Andy menambahkan "Ternyata hanya ada 2 petugas yang jaga untuk buka tutup pintu air. Saat banjir seperti kemarin butuh dua jam untuk buka pintu air. Tolong Danramil bisa mengerahkan Babinsa untuk membantu petugas pintu air ini. Koordinasi dengan Pak Kades, SOP nya coba disusun," tambah Dandim.


Terpisah, Parmi dan totok ,warimin, warga kemadoh  korban banjir merasa senang dapat bantuan dari Bupati dan jajaran Pemerintah Kabupaten Blora. Dirinya berharap kejadian banjir tidak terulang kembali.


"Maturnuwun sanget Bupati Arief Rohman, dan rombongan sudah menjenguk kami,memperhatikan kami .warga kemadoh  sudah pernah mengalami banjir seperti ini hingga 3 kali. Semoga alur sungai dan kolam  bendungan   segera dikeruk lagi  biar tidak banjir lagi," ungkap Parmi sambil menunjukkan bekas genangan air di dinding kayu rumahnya.


(Bayu/red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HUT SUARAKPK Ke 9 (2018)