KAB.SEMARANG, suarakpk.com – Nampaknya, warga desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, dapat bernafas lega, pasalnya, Pemilihan Kepala Desa antar waktu yang sempat tertunda karena adanya wabah Pandemi Covid -19 akhirnya akan segera dilaksanakan.
Sebagaimana terlihat pada Musyawarah Desa Pemilihan Kepala Desa antar waktu Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, belum lama ini, Minggu (24/10/21) diketahui terdapat 2 orang calon kepala desa.
Musyawarah yang dilaksanakan di Pendopo Desa Karangduren tersebut juga dihadiri Bupati Semarang, H.Ngesti Nugraha,SH,MH, Kepala Dispermasdes Kab.Semarang, Heru Purwanto,SOS,MM, Camat Tengaran, Dewanto Leksono,W,STP,MM, Ketua Komisi D Kabupaten Semarang, Drs,Pujo Pramujito, Kapolsek Tengaran, lPTU Sungkowo, SH, bersama jajarannya, Danramil 06 Tengaran, Lettu Supardi, berama anggotanya, Ketua RT/RW seDesa Karangduren, dan tokoh masyarakat, memunculkan dua calon yang unik, ternyata dua calon tersebut merupakan pasangan suami istri, yakni Muhamad Noor Majid,S.IP, dan Ainun Muslihatin.
Dalam sambutanya Bupati Semarang, H Ngesti Nugraha, SH, MH, mengungkapkan permohonan maaf, kepada semua undangan, pasalnya Bupati turut menangani bencana gempa di 6 Kecamatan di 6 Kecamatan, diantaranya Getasan, Jambu, Banyubiru, Ambarawa, Bawen dan Tuntang.
“Saya selalu mengingatkan di 6 Kecamatan tersebut untuk selalu siaga dan waspada Pertama camat, Kepala Desa, kami Juga minta bantuan kepada Kapolres, sama Dandim, dan tadi pagi kita ke RS Ambarawa untuk evakuasi pasien Pandemi Covid 19,” ungkapnya.
Ngesti mengatakan, bahwa pemerintah daerah merasa bangga dan mengucapkan banyak terimakasih kepada warga masyarakat Desa Karangduren, yang akan melaksanakan pemilihan kepala desa antar waktu yang sempat tertunda.
“Alhamdulillah pada saat ini, kita semua bisa melaksanakan pemilihan kepala Desa dengan musyawarah, saya senang sekali, di situasi seperti ini pemilihan secara musyawarah masih bisa dilaksanakan di Desa Karangduren, itu artinya masyarakatnya guyup rukun bersama-sama mendukung calon Kepala Desa,” katanya.
Ngesti juga mengapresiasi pemerintah Desa karangduren, dimana vaksinasinya masuk 105 Desa, se lndonesia tertinggi.
“Mudah-mudahan kepala Desa terpilih Muhamad Noor Majid, bisa amanah Aminn,” ucapnya.
Sementara, Camat Tengaran, Dewanto Leksono W,STP.,MM, bahwa terkait dengan pelaksanaan pemilihan Kepala Desa antar waktu, sudah sempat tertunda karena adanya wabah Pandemi Covid -19, dirinya bersyukur, di kabupaten Semarang, sudah level 2.
“Alhamdulillah, untuk Kabupaten Semarang, sudah level 2, dengan level 2 ini, kebijakan pemerintah sudah ada kelonggaran, sehingga hari ini bisa melaksanakan pemilihan kepala desa antar waktu,” ujarnya.
Dijelaskan Dewanto, bahwa di kecamatan Tengaran, kasus Covid -19 tinggal satu, dirinya berharap, jika satu tersebut telah sembuh, maka Kecamatan Tengaran, nol kasus.
“Karena ini suatu visi misi bupati, bagaimana kita bisa turun ke level satu dan Alhamdulillahh untuk Desa karangduren, yang vaksinasi sudah mencapai 92% itu, artinya Desa karangduren tertinggi di kecamatan Tengaran,” jelasnya.
Diungkapkan Dewanto, bahwa Kemendagri akan menunjuk Desa Karangduren sebagai satu dari 105 desa se lndonesia, karena capean sudah sangat tinggi.
“Ini suatu kebanggaan di Desa Karangduren, salah satu desa yang ditunjuk oleh Kemendagri menjadi percontohan mewujudkan dalam imunity untuk program penanganan Covid -19 ini, dan kami atasnama jajaran Kecamatan Tengaran,” ungkapnya.
Dewanto mengaku berterimakasih kepada warga desa Karangduren, bahwa pemilihan Kepala Desa antar waktu dapat berjalan dengan aman dan lancar.
“Harapan kami, semoga kepala desa terpilih bisa membawa desa karangduren yang kemarin sudah maju bisa lebih maju lagi dan semoga amanah amin,” pungkasnya. (Mujib/red)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar