FOTO : Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas ketika menyalurkan bantuan benih ikan patin, belum lama ini.
KAPUAS, suarakpk.com - Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui
Dinas Perikanan setempat terus menyalurkan bantuan sarana dan prasara budidaya
perikanan, berupa benih ikan patin dan pakannya yang didapatkan dari Balai
Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin, beberapa waktu lalu.
Kelompok yang menerima
bantuan benih ikan patin tersebut antara lain, Pokdakan Saluwang Hayak Murik
Kelurahan Murung Kramat, Kecamatan Selat, Pokdakan Panamas Berkarya Kelurahan
Panamas, Kecamatan Selat, Pokdakan Taheta Desa Sei Tatas Hilir, Kecamatan Pulau
Petak dan Pokdakan Cangkal Desa Bunga Mawar Kecamatan Pulau Petak.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas Ir Darmawan melalui
Kepala Bagian Pemberdayaan Pembudidaya ikan Fatmawati SPi menjelaskan, bahwa
masing-masing pokdakan tersebut mendapatkan benih ikan patin sebanyak 15.000
ekor, kemudian dibagikan kepada 10 anggota yang ada di dalam satu pokdakan.
“Masing-masing pokdakan menerima 15.000 ekor benih Ikan Patin
kemudian dibagikan ke 10 anggota yang ada di dalam satu pokdakan, artinya
masing-masing orang mendapatkan 1.500 ekor benih Ikan Patin,” jelas Fatmawati, Selasa
(13/04/2021).
Lebih lanjut, dirinya menerangkan untuk pakan ikan ini
disalurkan bertahap sesuai dengan ukuran ikan tersebut, yakni untuk tahap
pertama pakan yang diberikan sebanyak 300 Kg untuk ukuran ikan 1 mm dan 600 kg
untuk ukuran ikan 2 mm serta protein yang tinggi di atas 30 persen, kemudian
untuk tahap kedua memberikan 2.200 kg untuk ukuran ikan 3 mm/4 mm dengan
protein yang tinggi di atas 20 persen agar menghasilkan ikan yang baik ketika
di panen.
Fatmawati berharap, masyarakat yang mendapatkan bantuan ini
bisa melakukan usaha budidaya perikanan dengan sebaik-baiknya, terutama Pokdakan
pemula yang sudah lama mengharapkan bantuan dengan adanya ini bisa menjadi
modal awal bagi masyarakat pembudidaya ikan.
“Dengan adanya bantuan ini diharapkan masyarakat dapat
melakukan usaha perikanan dengan sebaik-baiknya dan bisa menjadi modal awal bagi
masyarakat pembudidaya ikan, apalagi rata-rata yang diberikan adalah Pokdakan
pemula yang sudah sangat lama mengharapkan bantuan dari pemerintah, serta
kedepannya usaha budidaya perikanan ini bisa terus berkelanjutan,” pungkasnya.
(hms/nto)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar