SUMENEP, suarakpk.com – Pemerintah Desa Galis Kecamatan
Giligenting Kabupaten Sumenep, terlihat serius dalam meningkatkan dan
maksimalkan pelayanan masyarakat, selain itu, Desa dibawah kepemimpinan Safri,
dikenal transparan dalam memanfaatkan bantuan yang telah dikucurkan oleh
pemerintah pusat, baik infrastruktur maupun pemberdayaan masyarakat.
Dituturkan Kepala Desa Galis, Safri, belum
berapa lama ini, Rabu (1/7), bahwa setiap bantuan pada masyarakat merupakan Hak
setiap warga.
“Komitmen saya kepada warga Desa Galis saya
menjadi Kepala Desa, adalah memberikan pelayanan pemerintahan dan birokrasi yang
maksimal kepada warga, selain itu, bagaimana melakukan Pembangunan yang merata
disetiap Dusun di Desa Galis, sehingga warga dapat merasakan manfaatnya," tuturnya
kepada suarakpk.com saat ditemui di kepulauan Geligenting
Dikatakan Safri, bahwa itu adalah Hak warga,
selain itu dirinya juga menekankan jika ada warga yang mau berurusan selain di
kantor pintu rumahnyapun selalu terbuka bagi warga.
“Kita ini selaku Kepala Desa adalah pelayan
masyarakat bukan mau dilayani,” katanya.
Lebih lanjut Safri panggilan akrabnya mengungkapkan,
penerimaan dan pengelolaan keuangan Dana Desa di Desa Galis, dalam melaksanakan
roda pemerintahan dan roda pembangunan, Desa Palewai mendapat bantuan Dana Desa
dari Pemerintah.
“Dana ini diperuntukan untuk membantu meringankan
beban perekinomian warga yang terkena dampak Covid - 19,” lanjutnya.
Ditandaskan Safri, bahwa anggaran tersebut
sengaja diambil dari program infrastruktur tahun 2020 sesuai dengan yang
menjadi arahan dari pemerintah pusat.
“Apa yang saya programkan di Desa ini yang sifatnya
pembangunan, semua berpihak kepada warga dengan harapan penggunaan Dana Desa
tepat sasaran dan tepat manfaat, secara rinci pelaksanaan pembangunan
infrastruktur di Desa ini meliputi, Pembagunan jalan usaha tani,” tandasnya.
Sementara pengunaan dana pembagunan desa yang
bersifat non fisik, Safri juga alokasikan dana untuk peningkatan Bidang
Pendidikan dan Peningkatan Bidang Kesehatan.
“Selain Pelaksanaan Pembangunan fisik, kami
juga mengalokasikan dana untuk menunjang bidang pendidikan, berhubung sekarang
lagi Pandemi Covid - 19 maka untuk pembangunan fisik saya pending dulu, saya
khususkan dana itu akan digunakan untuk membantu meringankan beban masyarakat
melalui program BLT (Bantuan Langsung Tunai) yang diberikan selama 3 bulan ke depan
mulai bulan April sampai bulan Mei. termasuk tambahan lagi untuk 3 bulan ke depan
sampai bulan september 2020," pungkasnya. (AJ/red).



Tidak ada komentar:
Posting Komentar