FOTO : Evaluasi penerimaan
Pendapatan Asli Daerah Semester I dan penyusunan target Anggaran Pendapatan
Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kobar Tahun Anggaran 2020 di ruang rapat Setda
Kobar.
KOTAWARINGIN BARAT, suarakpk – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar),
menggelar rapat evaluasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Semester I dan
penyusunan target Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kobar
tahun Anggaran 2020.
Bertempat di ruang
rapat Setda Kobar, pelaksanaan Evaluasi PAD Semester I dan penyusunan target
APBD-P tahun 2020 ini dipimpin langsung oleh Bupati Kobar Hj Nurhidayah. Turut
hadir dalam rapat ini yakni Ketua DPRD dan Sekda Kobar bersama 25 SKPD lainnya
yang menjadi leading sektor peningkatan PAD selain Bapenda
Kobar.
Bupati Hj Nurhidayah
dalam sambutannya memberikan semangat dan arahan kepada seluruh pemangku PAD di
masa pandemi Covid-19 ini agar bekerja lebih keras lagi, saling terpadu, saling
bahu-membahu dan saling berkoordinasi agar seluruh upaya menjadi maksimal dan
tetap berpegang pada aturan yang ada serta kebijakan relaksasi pajak dan
retribusi daerah dari Pemerintah Pusat.
“Terkait target dan
realisasi PAD Tahun Anggaran 2020 serta proyeksi penerimaan PAD yang akan
diusulkan dalam KUA/PPAS APD-P, kita sepakat saja bahwa dalam APBD-P TA 2020
diharapkan lebih tinggi atau minimal sama dengan yang sudah disepakati untuk
kepentingan penyesuaian kondisi pandemi Covid-19 ini”. Tegas Bupati Hj
Nurhidayah.
Sementara itu, Kepala
Bapenda Kobar, Molta Dena mengatakan tahun anggaran 2020 adalah tahun anggaran
yang sejak April 2020 mengalami tekanan Covid-19, yang sebelumnya sudah
ditetapkan oleh Gubernur Kalimantan Tengah sebagai berada dalam Status Siaga
Darurat Bencana Non Alam Covid-19, tentunya menekan potensi PAD yang ada di
Kobar.
“Bapenda juga meminta
usulan koreksi target PAD guna menyusun KUA/PPAS APBD-P 2020 yang harapannya
juga akan ada kenaikan. Kami juga sudah menilai ada 6 SKPD yang realisasi PAD
nya per 30 Juni 2020 sudah mencapai 65% atau lebih terhadap penyesuaian pandemi
Covid-19, sehingga wajar jika targetnya dinaikan”. Pungkas Molta Dena.
Dalam hasil rapat
evaluasi ini ada beberapa SKPD yang naik target penerimaan PAD nya, nantinya
direkap dan disampaikan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kobar
sebagai bahan penyusunan dokumen KUA/PPAS APBD-P 2020 yang selanjutnya akan
dibahas bersama DPRD Kobar. (hms/nto)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar