FOTO: Tampak aktivitas disalah satu pasar di Kabupaten Gunung Mas terlihat sepi semenjak wabah virus Corona melanda.
GUNUNG MAS, SUARAKPK - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Luis Eveli menuturkan, akibat dampak Covid-19, sehingga Pasar Murah menjelang bulan suci Ramadhan dihapus dengan alasan mencegah penyebaran virus Corona.
"Pasarkan mengumpulkan banyak, apalagi setiap kita membuka pasar murah pasti orang berkumpulam dan rebutan. Nah ini yang kita antisipasi, agar penyebaran virus Covid-19 ini dapat dicegah". Tukasnya pada Senin (20/04/2020).
Dijelaskannya, ini adalah petunjuk Bapak Bupati dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Gunung Mas. Tidak hanya menjelang puasa atau lebaran saja, tetap Perayaan Natal dan Tahun Baru bisanya program ini selalu ada. Namun sekarang ditiadakan untuk tidak mengumpulkan orang banyak.
“Sesuai alokasi anggaran yang ada, diperkirakan kita akan menyediakan 1.000 paket sembako berupa beras, gula, teh dan kopi bubuk untuk 1.000 orang penerima. Ini adalah gratis bagi warga terdampak virus Covid-19". Katanya.
Kini pihaknya sedang menyiapkan data identitas penerima bantuan tersebut. Agar tidak tumpang tindih dengan bantuan sosial pemerintah lainnya, maka pihaknya bakal berkoordinasi bersama Dinas Sosial Gunung Mas.
“Karena sifatnya terbatas, maka tidak semua kecamatan mendapat bantuan ini. Sebab itu kita harus mencermati data terlebih dahulu, karena setiap wilayah kondisinya berbeda. Rencananya kegiatan tersebut digelar antara bulan Mei atau Juni 2020". Pungkas Luis Eveli. (wil/nto)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar