Warga Desa Muntuk Pertanyakan Dugaan Pengalihan Anggaran DD - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


Kawal Rp.72 Triliun Dana Desa TH.2020

KODE ETIK WARTAWAN SUARAKPK

HUT SUARAKPK KE 9 (APRIL 2018)

09 Januari 2020

Warga Desa Muntuk Pertanyakan Dugaan Pengalihan Anggaran DD


BANTUL, suarakpk.com - Perwakilan warga Desa Muntuk Kecamatan Dlingo Kabupaten Bantul mendatangi kantor balai desa untuk mempertanyakan dugaan pengalihan anggaran kegiatan dana desa Tahun 2019, sekitar Jam 10.00, Kamis (9/1/2020).

Di terima oleh Kasi Kesejahteraan Suyanto dan Sekdes Suwardi, karena kepala desa sedang tidak ada di tempat. Selanjutnya sekitar 15 orang perwakilan warga dan pihak desa mengadakan dialog dengan di hadiri Babinsa Desa Muntuk dan staf desa.

Salah satu perwakilan warga, Basuki mempertanyakan yang lebih di utamakan antara JUT apa pengerasan jalan warga.

Kasi Kesejahteraan Suyanto menjelaskan bahwa semua di prioritaskan, namun jika sudah pekerjaan di tempat tertentu maka dana desa di peruntukkan ke tempat lain.

"Khusus Desa Muntuk memang di dahulukan karena program BKK dan P2MD sudah banyak.
Kalau prioritas semua adalah prioritas, yang 1 titik di RT 1 dan RT 2 karena sudah ada P2MD. Juga karena ada salah alamat, tapi semua di prioritaskan.
Pengerasan jalan di anggarkan di pengerasan jalan JUT Bulak Nglarong sepanjang 150 meter,"
tandas Suyanto.

Lebih lanjut Basuki mempertanyakan akan ketransparanan pelaksanaan dana desa kurang terbuka.

"Mengapa begitu mudah dana pengerasan jalan di alihkan, padahal di Musdus Tahun 2018 sudah di putuskan pengerasan jalan di RT 2 dan RT 1," tanya salah satu perwakilan warga tersebut.

Suyanto menandaskan jika di Tahun 2020 baru akan di anggarkan di RT 1 dan RT 2. Alasan yang lain jika di tempat itu sudah ada pekerjaan dari sumber dana yang lain maka di hindari untuk dobel anggaran.

Pertemuan perwakilan warga Desa Muntuk dengan pihak desa yang di wakili Suyanto Kasi Kesejahteraan, dan Sekdes sempat alot karena pihak masyarakat tidak terima dengan pihak desa yang seakan kurang transparan.

Akhirnya acara pertemuan perwakilan warga Desa Muntuk dan pihak desa di ambil keputusan bahwa nantinya praktek pelaksanaan dana desa akan bergulir (bergantian). Warga membubarkan diri sekira Jam 12.00 dan seolah tidak puas dengan penjelasan dari Suyanto Kasi Kesejahteraan.
(tim/red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komedi