Dugaan adanya penggelembungan suara pengurus PKB protes KPU - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


23 April 2019

Dugaan adanya penggelembungan suara pengurus PKB protes KPU



LAMONGAN, SUARAKPK. COM- Sejumlah pengurus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lamongan mendatangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. Mereka memprotes adanya dugaan penggelembungan suara salah satu partai politik peserta di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat dilakukan penghitungan.

“Dugaan tersebut merugikan kami dan partai-partai lainya” kata salah satu pengurus PKB Lamongan, Saifudin Zuhri, Selasa (23/4) siang.

Maka untuk itu, tegasnya, agar KPU dan jajarannya menjalankan tugas secara profesional, termasuk saat melakukan penghitungan suara hasil pemilu kemarin.

“Dugaan penggelembungan suara itu diantaranya terjadi di Dapil tiga, dimana suara partai Demokrat bertambah, padahal pada saat penghitungan surat suara memperoleh suara lebih rendah dibandingkan dengan PKB," jelas Zuhri, panggilan Saifudin Zuhri.

Zuhri mencurigai jika ada pengelembungan suara pada Partai Demokrat. Sebab pada saat penghitungan surat suara, peroleh suara partai PKB lebih unggul dibandingkan dengan Partai Demokrat.

“Namun pada saat penulisan di C1, suara Demokrat justru bertambah hingga ratusan suara. Kan aneh kalau perolehan suara jauh dari kita, kemudian di form C1 suara mereka berubah," jelasnya.

Dan ini, tegas Zuhri,  tidak hanya PKB saja, melainkan partai-partai politik lainnya juga akan dirugikan. “Maka jika kasus ini tidak juga diselesaikan maka sesuai aturan kasus ini akan dibawa ke ranah hukum" paparnya.

Sementara , Devisi Tehnik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lamongan, Nursalam, mengakui adanya sejumlah kesalahan dalam penulisan di C-1 saat penghitungan suara di sejumlah TPS.

“Ya kemungkinan petugasnya kelelahan, sehingga terjadi kesalahan saat penulisan hasil penghitungan di TPS” kata Nursalam.

Namun, tegasnya, jika ditemukan kesalahan maka dapat diperbaiki saat rekap di tingkat kecamatan.

“Kami sudah memberi himbauan pada PPK agar melakukan perbaikan jika terdapat kesalahan dalam penulisan jumlah perolehan suara saat penghitungan di TPS. Jadi kesalahan tersebut  bisa diperbaiki” ungkap Nursalam.

Sebelumnya Ketua DPC  Partai Demokrat Lamongan, Deby Kurniawan, kepada sejumlah awak media membantah adanya dugaan praktek penggelembungan suara yang terjadi di Partai Demokrat.

"Dan yang jelas kami tidak melakukan hal seperti itu. Kita tahu para penyelenggara melakukan kerja yang ekstra ini adalah murni kesalahan tulis dari beberapa petugas" pungkas Deby Kurniawan. (As/Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar