Cegah Longsor Kembali Terjadi, Forkomcam Randubelatung Tanam Ribuan Pohon Di Tebing Sungai - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


12 December 2018

Cegah Longsor Kembali Terjadi, Forkomcam Randubelatung Tanam Ribuan Pohon Di Tebing Sungai



BLORA, suarakpk.com - Kegiatan penghijauan tanam pohon sengon dan bambu melalui program Dinas Kehutanan Kabupaten Blora dan Cabang dipusatkan di daerah rawan longsor yang berada di Dukuh Bhetbanyu Desa Sambongwangan Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, beberapa hari yang lalu, Jum,at pagi,(7/12) melibatkan Forcompimcam, masyarakat, perangkat desa,d an siswa pramuka sakawanabakti Randublatung.
Dari pantauan dilapangan di lokasi longsor memang merupakan lahan milik penduduk Dukuh Mbetbanyu yang posisinya berada di bibir sungai, telah merugikan warga yang punya lahan dilokasi longsoran.
Kapolsek Randublatung AKP Supriyo, saat ditemui suarakpk.com di lokasi, bahwa dirinya berharap segera ada penanganan khusus dari Pemda Blora maupun Propinsi Dinas yang terkait.
“longsoran sudah dekat pemukiman warga, kalau perlu segera adanya relokasi warga maupun sudet kali, masalah longsoran ini kalau tidak segera ditanggulangi, bisa tambah luas dan memanjang longsornya, yang sangat merugikan warga setempat.” tutur AKP Supriyo.
Kapolsek mengaku, jika polsek bersama sama Forcompimcam Randublatung dan Kepala Desa setempat turun bersama sama perangkat desa, dinas kehutanan dan anak anak pramuka, di lokasi longsor terlihat bersatu padu saling bekerja sama menanam bibit sengon.
“di tebing sungai ditanam 1000 pohon dan 500 bibit bambu, yang diharapkan bisa tumbuh besar dan dapat mencegah longsor nantinya, sekaligus penghijauan lokasi longsor.” Ucapnya.
Sementara itu menurut salah satu prangkat Desa, Muslim, bahwa dirinya mengaku sangat mendukung program penghijauhan di daerah lokasi longsor yang berada di dukuh Mbetbanyu, yang sudah mengerus tanah warganya.
Hal senada juga dikatakan Kepala Desa Sambongwangan, Setiani kepada media suarakpk saat kelokasi penanaman 1500 pohon sengon dan bambu. (Dwi/red)

No comments:

Post a Comment