Pedagang Keluhkan Lambatnya Pembangunan Pasar Laino Raha - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


27 November 2018

Pedagang Keluhkan Lambatnya Pembangunan Pasar Laino Raha

Ketgam: Bangunan Pasar Laino Raha. Foto: Adhy

MUNA, suarakpk.com- Beberapa pedagang Pasar Sentral Laino Raha, mengeluhkan lambatnya pembagunan di Pasar Sentral Laino Raha, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. .

Pembangunan Pasar Sentral Laino Raha yang dibangun sejak pada tahun 2015 itu, setidaknya menghabiskan anggaran puluhan miliar. Namun, hingga pada saat ini pembangunan pasar sentral laino Raha tersebut belum juga ditempati oleh sejumlah para pedagang yang berada di pasar sentral laino Raha.

Dimasa kepemimpinan Rusman Emba ST sebagai Bupati Muna, kembali membangun gedung baru. Sehingga menyebabkan para pedagang di pasar sentral laino Raha tersebut semerawaut dan tidak tertata rapi, akibat pembangunan pasar yang belum juga terselesaikan sampai sekarang.

“Sebenarnya sudah jadi pembagunanya. Tetapi para pedagang masi ragu akan kondisi bangunan baru tersebut, yang saat ini belum rampung. Informasi ada pembagunan pasar lagi,” ujar salah seorang pedagang, yang enggan disebutkan namanya, (25/11/2019).

Dikatakannya, para pedagang sangat sulit dengan kondisi yang bercampur baur dengan para pedagang lainnya. Kalaupun di tata rapi di lokasi tersebut juga sempit apa lagi para pedagang sangat banyak.

“Apa lagi jalanannya, pada saat datangnya musim hujan selalu becek dan berlumpur. Ini juga yang menyababkan para pembeli malas untuk berbelanja dan untuk masuk kedalam pasar,” keluhnya.

Menyikapi persoalan tersebut, Bupati Muna, LM Rusman Emba ST menyatakan bahwa alasan pembangunan gedung lama hanya mampu memuat kapasitas sebanyak 800 orang. Sehinga pemerintah membangun pasar baru yang nantinya akan dapat menampung 2000 pedagang.

“Jadi tahun 2019 pembagunagan gedung baru dengan mengunakan dana pinjaman sebesar Rp20 Miliar,” ujar Bupati Muna LM Rusman Emba ST, usai Acara puncak Hari Guru Nasional tahun 2018 dan Hari ulang tahun Ke 73 PGRI, (26/11/2018).

Pemerintah bersama dengan Bank BPD Sultra dan BPD Jawa Tengah sudah menyepakati hal tersebut.

“Jadi gedung lama sudah selesai, kemudian kami membangun di samping Gedung Pasar yang baru untuk menampung para pedagang,” pungkasnya. (Adhy/Randy Yaddi).

No comments:

Post a Comment