SMP Santo Bellarminus Unik Siswanya Luar Biasa - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


08 October 2018

SMP Santo Bellarminus Unik Siswanya Luar Biasa



BANTUL, suarakpk.com – Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berdiri di pinggir sungai, masuk di wilayah Tamantirto, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul ini sangat unik dan menggelitik. Pasalnya, siswa yang menimba ilmu di sekolah tersebut diijinkan merokok.
Kepala Seknya, Yaitu Fx. Riyadi mengatakan bahwa Siswanya di ijinkan merokok , namun harus menjaga kebersihan dan membawa / memakai asbak. Alasannya Fx. Riyadi megijinkan siswanya merokok karena hidup ini adalah pilihan, sambil menerangkan dampak buruk dari merokok itu sendiri.
“Wong bapak ibumu mengijinkan kamu merokok kok saya melarang.” tuturnya.
Namun dengan sikap Kepala Sekolah demikian, justru siswa SMP Bellarrminus banyak anak jadi berhenti merokok.
Hal ini di sampaikan langsung kepada wali murid pada hari sabtu (6/10) kemarin saat diadakan pertemuan dengan seluruh wali murid kelas 9.
Unik memang SMP ini, karena seluruh siswanya adalah siswa siswa yang istimewa, dikatakan istimewa karena semua adalah siswa yang sudah pada jenuh di sekolah terdahulu, siswa siswa yang bermasalah di sekolah dengan berfariasi kondisinya, siswa yang di sekolah lain sudah tidak mau menampungnya dengan alasan banyak hal.
Dan memang misi visi SMP Bellarrminus menerima, menampung, mendidik kembali siswa yang bermasalah di sekolah terdahulu, menjadi anak yang berkarakter mandiri. Dan terbukti beberapa lulusan dikatakan sukses, antara lain ada yang mengajar musik di Jepang hingga sekarang. Pendekatan yang dilakukan di SMP Bellarrminus disamping pelajaran dengan kurikulum seperti biasa di sekolah pada umumnya, yaitu menggunakan pendekatan personal, sehingga siswa sangat jujur kepada tenaga pengajar seperti layaknya seorang teman, bahkan mereka membuat group WA dan para guru, bahkan Kepsek juga ada dalam group, sehingga secara tidak langsung apa yang dibicarakan pihak sekolah mengetahuinya.
Masih banyak lagi keunikan di sekolah ini, karena di sekolah tidak di pungut SPP dan Gaji Tenaga Pendidiknya sangat minim, namun semangat untuk mendidik anak - anak yang istimewa ini  perlu diacungi jempol, karena mereka ini sama seperti volunter, kemanusiaan yang lebih utama, bukan uang. (Sukoco/red)

No comments:

Post a Comment