Wagub Malut, Resmi Buka Rapat Penelaahan (REVIEW) - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


09 August 2018

Wagub Malut, Resmi Buka Rapat Penelaahan (REVIEW)


TERNATE, suarakpk.com - Dalam rangka upaya pengendalian laju pertumbuhan penduduk, tetapi yang terpenting adalah sebagai persiapan menghadapi bonus demografi yang diperkirakan mencapai puncaknya pada tahun 2025-2045, hal itu disampaikan Wakil Gubernur Maluku Utara M. Natsir Thaib saat memberikan sambutan pada acara Rapat Penelaahan (REVIEW) Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

"Bonus demografi ibarat pedang bermata dua, satu adalah berkah jika kita berhasil mengambil manfaatnya dan satu sisi lainnya adalah bencana apabila kualitas manusia
tidak disiapkan dengan baik, agar bonus itu juga menjadi peluang yang menguntungkan, diperlukan upaya serius semua pihak terutama yang menyangkut peningkatan kualitas SDM penyiapan tenaga kerja berkualitas dan pembangunan kependudukan."ucapnya.

Oleh karena itu, wagub berharap pertemuan ini merupakan langkah yang sangat strategis untuk membangun kemitraan sekaligus merumuskan arah kebijakan kedepan. Hal ini sejalan dengan mandat yang diberikan pemerintah kepada BKKBN untuk turut mewujudkan NAWACITA yaitu agenda prioritas ketiga membangur Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan dan agenda prioritas kelima yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia serta agenda ke delapan melakukan revolusi mental karakter bangsa, untuk itu Program KKBPK akan terus didorong untuk mendukung 3 (tiga) Nawacita tersebut.

"Implementasi dari nawacita ketiga dilakukan melalui pembentukan kampung KB, saat ini BKKBN sedang gencar melaksanakan program kampung KB dengan skala prioritas 50 persen desa miskinya per kabupatan dan kota."ungkapnya.

Wagub menambahkan, kehadiraran kampung KB bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat desa atau yang setara melalui program
pembangunan sektor lain dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas. Terkait dengan Nawacita ke 5 (lima) dan ke delapan pembangunan Kependudukan dan Keluarga di dalam strategi pembangunan nasional dilakukan melalui pembangunan berencana tahun 2015-2019, wagub mengandalkan BKKBN berada pada dimensi pembangunan manusia yang didalamnya berperan serta pada upaya mensukseskan dimensi pembangunan kesehatan serta mental dan karakter.

"Untuk itu, BKKBN memiliki tanggungjawab untuk meningkatkan peran keluarga dalam mewujudkan revolusi mental dan evaluasi secara menyeluruh dan merumuskan kesalahan serta hambatan dalam pelaksanaan pencapaian program KKBPK di Provinsi Maluku Utara selama 1 (satu) tahun 2018 sekaligus menetapkan segmentasi sasaran sebagai fokus penggarapan program KKBPK di Provinsi Maluku Utara serta dapat menyusun strategi serta langkah-langkah akselerasi pencapaian program KKBPK semester II di Provinsi Maluku Utara tahun 2018 bersama-sama BKKBN provinsi, OPD-KB Kabupaten/Kota sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan kependudukan dan keluarga berencana daerah masing-masing."paparnya.

Selanjutnya, wagub menghimbau kepada saudara-saudara untuk mensukseskan program KKBPK di masing-masing
kabupaten dan kota agar dapat tingkatkan koordinasi, kolaborasi serta partisipasi dalam rangka menyongsong Indonesia yang lebih baik. Sesuai dengan tema yang diusung "Dengan Semangat Kebersamaan Kita Sukseskan Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) menuju Maluku Utara Yang Aman, Adil, Mandiri Dan Sejahtera, mari bersama-sama kita bangun Maluku Utara, utamakan program kerja yang pro rakyat guna mewujudkan mayarakat Maluku Utara yang mandiri, dapat mengandalkan kekuatan sendiri.

"Masyarakat Maluku Utara yang maju yang memiliki tingkat kemakmuran yang tinggi, Maluku Utara yang adil yang berarti tidak ada
pembatasan/diskriminasi dalam bentuk apapun, baik antar individu, gender, maupun wilayah serta Maluku Utara yang
makmur yang seluruh kebutuhan hidup masyarakatnya dapat terpenuhi."jelasnya.(rd).

No comments:

Post a Comment